<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Idul Adha Sebentar Lagi, Pemkot Jakpus Gencarkan Pengawasan Hewan Ternak dari Wabah PMK</title><description>Pengawasan terhadap hewan ternak dari penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diminta digencarkan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/23/620/2598602/idul-adha-sebentar-lagi-pemkot-jakpus-gencarkan-pengawasan-hewan-ternak-dari-wabah-pmk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/05/23/620/2598602/idul-adha-sebentar-lagi-pemkot-jakpus-gencarkan-pengawasan-hewan-ternak-dari-wabah-pmk"/><item><title>Idul Adha Sebentar Lagi, Pemkot Jakpus Gencarkan Pengawasan Hewan Ternak dari Wabah PMK</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/23/620/2598602/idul-adha-sebentar-lagi-pemkot-jakpus-gencarkan-pengawasan-hewan-ternak-dari-wabah-pmk</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/05/23/620/2598602/idul-adha-sebentar-lagi-pemkot-jakpus-gencarkan-pengawasan-hewan-ternak-dari-wabah-pmk</guid><pubDate>Senin 23 Mei 2022 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/23/620/2598602/idul-adha-sebentar-lagi-pemkot-jakpus-gencarkan-pengawasan-hewan-ternak-dari-wabah-pmk-5frH9janrJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/05/23/620/2598602/idul-adha-sebentar-lagi-pemkot-jakpus-gencarkan-pengawasan-hewan-ternak-dari-wabah-pmk-YcKl32WCYc.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/23/620/2598602/idul-adha-sebentar-lagi-pemkot-jakpus-gencarkan-pengawasan-hewan-ternak-dari-wabah-pmk-5frH9janrJ.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA - Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) diminta terus menekan pengawasan terhadap hewan ternak dari penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menjelaskan, gencarnya pengawasan tersebut guna mengantisipasi adanya sebaran yang lebih massif jelang idul adha 2022 nanti. Menurutnya, pengawasan bisa dilakukan terhadap pemasok (supplier) hewan kurban untuk pedagang pada pasar kecil maupun besar di wilayah Jakarta Pusat.

&quot;Pencegahan PMK melalui pengawasan supplier daging maupun hewan  jauh lebih mudah,&quot; ujar Irwandi dalam laman jakarta.go.id, Senin (23/5/2022).

BACA JUGA:Menko PMK Tegaskan Dana Haji Tak Dipakai Infrastruktur, Pemerintah Justru Nombok



BACA JUGA:Mentan SYL di Lampung, Koordinasi Pengendalian dan Pencegahan PMK

Lebih lanjut, Irwandi turut mengimbau kepada para pedagang untuk memperhatikan kesehatan hewan kurban yang akan dijual.

Senada dengan hal tersebut, Kasudin KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi menegaskan, akan lebih gencar melakukan monitoring terhadap hewan yang dijual pedagang.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) diminta terus menekan pengawasan terhadap hewan ternak dari penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menjelaskan, gencarnya pengawasan tersebut guna mengantisipasi adanya sebaran yang lebih massif jelang idul adha 2022 nanti. Menurutnya, pengawasan bisa dilakukan terhadap pemasok (supplier) hewan kurban untuk pedagang pada pasar kecil maupun besar di wilayah Jakarta Pusat.

&quot;Pencegahan PMK melalui pengawasan supplier daging maupun hewan  jauh lebih mudah,&quot; ujar Irwandi dalam laman jakarta.go.id, Senin (23/5/2022).

BACA JUGA:Menko PMK Tegaskan Dana Haji Tak Dipakai Infrastruktur, Pemerintah Justru Nombok



BACA JUGA:Mentan SYL di Lampung, Koordinasi Pengendalian dan Pencegahan PMK

Lebih lanjut, Irwandi turut mengimbau kepada para pedagang untuk memperhatikan kesehatan hewan kurban yang akan dijual.

Senada dengan hal tersebut, Kasudin KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi menegaskan, akan lebih gencar melakukan monitoring terhadap hewan yang dijual pedagang.
</content:encoded></item></channel></rss>
