<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantap! Kapal Perang Indonesia Pimpin Latihan Air Defense di Laut Mediterania Lebanon</title><description>Kapal Perang Republik Indonesia Sultan Iskandar Muda (KRI SIM-367) memimpin latihan peperangan Anti Udara.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/06/08/620/2607641/mantap-kapal-perang-indonesia-pimpin-latihan-air-defense-di-laut-mediterania-lebanon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/06/08/620/2607641/mantap-kapal-perang-indonesia-pimpin-latihan-air-defense-di-laut-mediterania-lebanon"/><item><title>Mantap! Kapal Perang Indonesia Pimpin Latihan Air Defense di Laut Mediterania Lebanon</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/06/08/620/2607641/mantap-kapal-perang-indonesia-pimpin-latihan-air-defense-di-laut-mediterania-lebanon</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/06/08/620/2607641/mantap-kapal-perang-indonesia-pimpin-latihan-air-defense-di-laut-mediterania-lebanon</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/620/2607641/mantap-kapal-perang-indonesia-pimpin-latihan-air-defense-di-laut-mediterania-lebanon-fP445QP1LQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Riezky M/MPI)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/06/08/620/2607641/mantap-kapal-perang-indonesia-pimpin-latihan-air-defense-di-laut-mediterania-lebanon-DkGsZB4tpZ.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/620/2607641/mantap-kapal-perang-indonesia-pimpin-latihan-air-defense-di-laut-mediterania-lebanon-fP445QP1LQ.jpg</image><title>(Foto: Riezky M/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kapal Perang Republik Indonesia Sultan Iskandar Muda (KRI SIM-367) memimpin latihan peperangan Anti Udara atau Air Defense Exercises 322 (ADEX322). Latihan tersebut mengambil tempat di Laut Mediterania, Lebanon, Senin (6/6/2022).

Latihan perang tersebut melibatkan dua unsur kapal perang negara lain yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) UNIFIL, yakni Kapal Perang Turki TCG YAVUZ (YAV) dan Kapal Perang Yunani HS NIKIFOROS FOKAS (NIF).

Rangkaian latihan diawali dengan Helikopter AS 565 MBE Panther yang on board di KRI SIM-367 take-off dari atas geladak heli. Dalam latihan ini Helikopter Panther dengan sebutan &quot;Garuda&quot; bertindak sebagai Helikopter musuh yang terbang rendah.


BACA JUGA:Kapal Perang China Dituding Mengintai Jelang Pemilu Australia

BACA JUGA:Amankan G20, TNI AL Siagakan Kapal Perang di Perairan Bali


Selanjutnya &quot;Garuda&quot; mendapatkan tugas untuk melaksanakan skenario profil serangan terhadap konvoi sebanyak dua kali.

Di mana, serangan tersebut direspons oleh KRI SIM-367 dengan mengisyaratkan pembentukan tabir sektor kepada dua kapal perang lainnya. Hal itu bertujuan untuk melakukan aksi pertahanan udara.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapal Perang Republik Indonesia Sultan Iskandar Muda (KRI SIM-367) memimpin latihan peperangan Anti Udara atau Air Defense Exercises 322 (ADEX322). Latihan tersebut mengambil tempat di Laut Mediterania, Lebanon, Senin (6/6/2022).

Latihan perang tersebut melibatkan dua unsur kapal perang negara lain yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) UNIFIL, yakni Kapal Perang Turki TCG YAVUZ (YAV) dan Kapal Perang Yunani HS NIKIFOROS FOKAS (NIF).

Rangkaian latihan diawali dengan Helikopter AS 565 MBE Panther yang on board di KRI SIM-367 take-off dari atas geladak heli. Dalam latihan ini Helikopter Panther dengan sebutan &quot;Garuda&quot; bertindak sebagai Helikopter musuh yang terbang rendah.


BACA JUGA:Kapal Perang China Dituding Mengintai Jelang Pemilu Australia

BACA JUGA:Amankan G20, TNI AL Siagakan Kapal Perang di Perairan Bali


Selanjutnya &quot;Garuda&quot; mendapatkan tugas untuk melaksanakan skenario profil serangan terhadap konvoi sebanyak dua kali.

Di mana, serangan tersebut direspons oleh KRI SIM-367 dengan mengisyaratkan pembentukan tabir sektor kepada dua kapal perang lainnya. Hal itu bertujuan untuk melakukan aksi pertahanan udara.
</content:encoded></item></channel></rss>
