<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Semeru Alami 479 Kali Letusan Sepekan Terakhir</title><description>Gunung Semeru berada pada tingkat aktivitas level III atau siaga sejak 16 Desember 2021 lalu.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/07/06/620/2624433/gunung-semeru-alami-479-kali-letusan-sepekan-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/07/06/620/2624433/gunung-semeru-alami-479-kali-letusan-sepekan-terakhir"/><item><title>Gunung Semeru Alami 479 Kali Letusan Sepekan Terakhir</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/07/06/620/2624433/gunung-semeru-alami-479-kali-letusan-sepekan-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/07/06/620/2624433/gunung-semeru-alami-479-kali-letusan-sepekan-terakhir</guid><pubDate>Rabu 06 Juli 2022 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/06/620/2624433/gunung-semeru-alami-479-kali-letusan-sepekan-terakhir-1WFDxfJeZF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Semeru. (Foto: PVMBG KESDM)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/07/06/620/2624433/gunung-semeru-alami-479-kali-letusan-sepekan-terakhir-umEinHjSe0.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/06/620/2624433/gunung-semeru-alami-479-kali-letusan-sepekan-terakhir-1WFDxfJeZF.jpg</image><title>Gunung Semeru. (Foto: PVMBG KESDM)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung Semeru yang berada di Lumajang, Jawa Timur mengalami 479 kali letusan dalam sepekan terakhir. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi mencatat letusan tersebut terjadi pada periode 28 Juni &amp;ndash; 4 Juli 2022.

Saat ini, Gunung Semeru berada pada tingkat aktivitas level III  atau siaga sejak 16 Desember 2021 lalu. &amp;ldquo;(Tercatat) 479 letusan, 2 guguran, 68 hembusan, 7 harmonik, 13 vulkanik dalam, 3 tektonik lokal, 22 tektonik jauh, 5 getaran banjir,&amp;rdquo; tulis PVMBG dikutip dari keterangan resminya.

BACA JUGA:Gunung Semeru Alami 13 Kali Gempa Letusan pada Pagi Ini


BACA JUGA:5 Spot Estetik di Gunung Semeru, Pesonanya Bikin Pendaki Betah Berlama-lama

Saat ini PVMBG melaporkan gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Sementara asap kawah berwarna putih tipis, tinggi 800 meter dari atas puncak. &amp;ldquo;Erupsi dan guguran masih terjadi namun secara visual tidak teramati,&amp;rdquo; katanya.

PVMBG pun meminta masyarakat di sekitar Gunung Semeru baik pengunjung, pendaki, ataupun wisatawan direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung Semeru yang berada di Lumajang, Jawa Timur mengalami 479 kali letusan dalam sepekan terakhir. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi mencatat letusan tersebut terjadi pada periode 28 Juni &amp;ndash; 4 Juli 2022.

Saat ini, Gunung Semeru berada pada tingkat aktivitas level III  atau siaga sejak 16 Desember 2021 lalu. &amp;ldquo;(Tercatat) 479 letusan, 2 guguran, 68 hembusan, 7 harmonik, 13 vulkanik dalam, 3 tektonik lokal, 22 tektonik jauh, 5 getaran banjir,&amp;rdquo; tulis PVMBG dikutip dari keterangan resminya.

BACA JUGA:Gunung Semeru Alami 13 Kali Gempa Letusan pada Pagi Ini


BACA JUGA:5 Spot Estetik di Gunung Semeru, Pesonanya Bikin Pendaki Betah Berlama-lama

Saat ini PVMBG melaporkan gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Sementara asap kawah berwarna putih tipis, tinggi 800 meter dari atas puncak. &amp;ldquo;Erupsi dan guguran masih terjadi namun secara visual tidak teramati,&amp;rdquo; katanya.

PVMBG pun meminta masyarakat di sekitar Gunung Semeru baik pengunjung, pendaki, ataupun wisatawan direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
</content:encoded></item></channel></rss>
