<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditetapkan Jadi Darurat Global oleh WHO, Cacar Monyet di Singapura Malah Bertambah</title><description>Salah satu negara yang sudah terdeteksi memiliki cacar monyet adalah Singapura.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/07/25/620/2636048/ditetapkan-jadi-darurat-global-oleh-who-cacar-monyet-di-singapura-malah-bertambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/07/25/620/2636048/ditetapkan-jadi-darurat-global-oleh-who-cacar-monyet-di-singapura-malah-bertambah"/><item><title>Ditetapkan Jadi Darurat Global oleh WHO, Cacar Monyet di Singapura Malah Bertambah</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/07/25/620/2636048/ditetapkan-jadi-darurat-global-oleh-who-cacar-monyet-di-singapura-malah-bertambah</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/07/25/620/2636048/ditetapkan-jadi-darurat-global-oleh-who-cacar-monyet-di-singapura-malah-bertambah</guid><pubDate>Senin 25 Juli 2022 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Kevi Laras</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/25/620/2636048/ditetapkan-jadi-darurat-global-oleh-who-cacar-monyet-di-singapura-malah-bertambah-MBEgnehokn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/07/25/620/2636048/ditetapkan-jadi-darurat-global-oleh-who-cacar-monyet-di-singapura-malah-bertambah-E5E2xb2kNO.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/25/620/2636048/ditetapkan-jadi-darurat-global-oleh-who-cacar-monyet-di-singapura-malah-bertambah-MBEgnehokn.jpg</image><title>Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto: Reuters)</title></images><description>ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mentapkan wabah cacar monyet dalam darurat kesehatan global. Hingga saat ini, virus cacar monyet sudah menyebar ke 74 negara dan telah menginfeksi ribuan orang.

Salah satu negara yang sudah terdeteksi memiliki cacar monyet adalah Singapura. Singapura pun kembali melaporkan kasus monkeypox atau cacar monyet yang bertambah 2 orang. Sehingga jumlah total infeksi di negara itu menjadi delapan.

Melansir dari CNA, Kementerian Kesehatan (MOH) mengatakan bahwa kedua kasus baru tersebut tidak terkait dengan infeksi monkeypox sebelumnya. Kasus baru ini merupakan satunya merupakan impor yang melibatkan pria Estonia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8yMy8xLzE0ODMzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Cacar Monyet Bisa Jadi Penyakit Menular Seksual Baru?

Dia berusia 46 tahun datang ke Singapura dari London pada 21 Juli dan dinyatakan positif cacar monyet pada 24 Juli. Hal unik yaitu gejala yang dialaminya ruam, demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Saat ini dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) sejak 23 Juli kemarin. Sementara untuk kasus kedua yang baru ini, seorang pria Singapura berusia 26 tahun yang dinyatakan positif cacar monyet pada 24 Juli.

Dikatakan kedua kasus dalam kondisi stabil dan pelacakan kontak sedang berlangsung, kata Depkes. Sehubungan dengan ini, dari delapan kasus monkeypox yang diumumkan di Singapura sejak Juni.</description><content:encoded>ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mentapkan wabah cacar monyet dalam darurat kesehatan global. Hingga saat ini, virus cacar monyet sudah menyebar ke 74 negara dan telah menginfeksi ribuan orang.

Salah satu negara yang sudah terdeteksi memiliki cacar monyet adalah Singapura. Singapura pun kembali melaporkan kasus monkeypox atau cacar monyet yang bertambah 2 orang. Sehingga jumlah total infeksi di negara itu menjadi delapan.

Melansir dari CNA, Kementerian Kesehatan (MOH) mengatakan bahwa kedua kasus baru tersebut tidak terkait dengan infeksi monkeypox sebelumnya. Kasus baru ini merupakan satunya merupakan impor yang melibatkan pria Estonia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8yMy8xLzE0ODMzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Cacar Monyet Bisa Jadi Penyakit Menular Seksual Baru?

Dia berusia 46 tahun datang ke Singapura dari London pada 21 Juli dan dinyatakan positif cacar monyet pada 24 Juli. Hal unik yaitu gejala yang dialaminya ruam, demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Saat ini dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) sejak 23 Juli kemarin. Sementara untuk kasus kedua yang baru ini, seorang pria Singapura berusia 26 tahun yang dinyatakan positif cacar monyet pada 24 Juli.

Dikatakan kedua kasus dalam kondisi stabil dan pelacakan kontak sedang berlangsung, kata Depkes. Sehubungan dengan ini, dari delapan kasus monkeypox yang diumumkan di Singapura sejak Juni.</content:encoded></item></channel></rss>
