<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mayoritas Pasien di RS Lansia, Menkes Minta Orang Tua Segera Vaksin Covid-19 dan Booster   </title><description>Mayoritas penyebab pasien Covid-19 dengan kondisi berat di rumah sakit karena belum divaskinasi.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/08/11/620/2646153/mayoritas-pasien-di-rs-lansia-menkes-minta-orang-tua-segera-vaksin-covid-19-dan-booster</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/08/11/620/2646153/mayoritas-pasien-di-rs-lansia-menkes-minta-orang-tua-segera-vaksin-covid-19-dan-booster"/><item><title>Mayoritas Pasien di RS Lansia, Menkes Minta Orang Tua Segera Vaksin Covid-19 dan Booster   </title><link>https://www.okezone.com/read/2022/08/11/620/2646153/mayoritas-pasien-di-rs-lansia-menkes-minta-orang-tua-segera-vaksin-covid-19-dan-booster</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/08/11/620/2646153/mayoritas-pasien-di-rs-lansia-menkes-minta-orang-tua-segera-vaksin-covid-19-dan-booster</guid><pubDate>Jum'at 12 Agustus 2022 00:29 WIB</pubDate><dc:creator>Kevi Laras</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/11/620/2646153/mayoritas-pasien-di-rs-lansia-menkes-minta-orang-tua-segera-vaksin-covid-19-dan-booster-jRruoHWKYp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/08/11/620/2646153/mayoritas-pasien-di-rs-lansia-menkes-minta-orang-tua-segera-vaksin-covid-19-dan-booster-fDrKp4ZoEk.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/11/620/2646153/mayoritas-pasien-di-rs-lansia-menkes-minta-orang-tua-segera-vaksin-covid-19-dan-booster-jRruoHWKYp.jpg</image><title>Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)</title></images><description>KASUS positif Covid-19 di Indonesia memang mengalami kenaikan setiap harinya. Meski demikian, angka positif tersebut masih leih rendah jika dibandingkan dengan negara lain.

Tercatat angka positif Covid-19 di Indonesia mencapai 7 ribuan per hari, sementara di Jepang, angka positid Covid-19 tercatat mencapai 300 ribuan per hari. Meski demikian, bukan berarti kita bisa berpuas diri dan melupakan protokol kesehatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak para orang lanjut usia (lansia) segera melakukan vaksinasi booster Covid-19. Hal itu melihat, mayoritas penyebab pasien Covid-19 dengan kondisi berat di rumah sakit belum divaskinasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMi8xLzE1MTM2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Susul AS, Eropa akan Menghemat Vaksin Cacar Monyet? 

&amp;ldquo;Kalau sudah divaksin atau booster, maka risiko seseorang tertular Covid-19 turun jauh dibandingkan yang belum vaksin atau booster,&amp;rdquo; ujar Menkes Budi dalam Sehat Negeriku.

Lebih lanjut Budi mengatakan, lansia yang tertular Covid-19 dan dirawat di rumah sakit memiliki risiko kematian 20 kali lebih tinggi, daripada lansia di bawah usia 50 tahun. Kemudian paling banyak masuk rumah sakit dan meninggal adalah yang belum divaksin.

&amp;ldquo;Jadi pesan saya cuman satu, cepat-cepat divaksin dan booster, kalau tertular tidak apa-apa tapi insha Allah tidak masuk rumah sakit dan mengurangi risiko kematian,&amp;rdquo; imbuhnya.</description><content:encoded>KASUS positif Covid-19 di Indonesia memang mengalami kenaikan setiap harinya. Meski demikian, angka positif tersebut masih leih rendah jika dibandingkan dengan negara lain.

Tercatat angka positif Covid-19 di Indonesia mencapai 7 ribuan per hari, sementara di Jepang, angka positid Covid-19 tercatat mencapai 300 ribuan per hari. Meski demikian, bukan berarti kita bisa berpuas diri dan melupakan protokol kesehatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak para orang lanjut usia (lansia) segera melakukan vaksinasi booster Covid-19. Hal itu melihat, mayoritas penyebab pasien Covid-19 dengan kondisi berat di rumah sakit belum divaskinasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMi8xLzE1MTM2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Susul AS, Eropa akan Menghemat Vaksin Cacar Monyet? 

&amp;ldquo;Kalau sudah divaksin atau booster, maka risiko seseorang tertular Covid-19 turun jauh dibandingkan yang belum vaksin atau booster,&amp;rdquo; ujar Menkes Budi dalam Sehat Negeriku.

Lebih lanjut Budi mengatakan, lansia yang tertular Covid-19 dan dirawat di rumah sakit memiliki risiko kematian 20 kali lebih tinggi, daripada lansia di bawah usia 50 tahun. Kemudian paling banyak masuk rumah sakit dan meninggal adalah yang belum divaksin.

&amp;ldquo;Jadi pesan saya cuman satu, cepat-cepat divaksin dan booster, kalau tertular tidak apa-apa tapi insha Allah tidak masuk rumah sakit dan mengurangi risiko kematian,&amp;rdquo; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
