<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancaman Krisis Pangan, Wapres Dorong Pertanian Hidroponik Modern</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong untuk mengembangkan pertanian hidroponik modern.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/09/15/620/2668431/ancaman-krisis-pangan-wapres-dorong-pertanian-hidroponik-modern</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/09/15/620/2668431/ancaman-krisis-pangan-wapres-dorong-pertanian-hidroponik-modern"/><item><title>Ancaman Krisis Pangan, Wapres Dorong Pertanian Hidroponik Modern</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/09/15/620/2668431/ancaman-krisis-pangan-wapres-dorong-pertanian-hidroponik-modern</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/09/15/620/2668431/ancaman-krisis-pangan-wapres-dorong-pertanian-hidroponik-modern</guid><pubDate>Kamis 15 September 2022 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/15/620/2668431/ancaman-krisis-pangan-wapres-dorong-pertanian-hidroponik-modern-cYfhsbki4m.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/09/15/620/2668431/ancaman-krisis-pangan-wapres-dorong-pertanian-hidroponik-modern-a5DmOkYAro.JPG</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/15/620/2668431/ancaman-krisis-pangan-wapres-dorong-pertanian-hidroponik-modern-cYfhsbki4m.JPG</image><title>Wapres Maruf Amin. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong untuk mengembangkan pertanian hidroponik modern untuk menurunkan risiko gagal panen.

Mengingat, ancaman krisis pangan sedang menjadi isu global di berbagai negara.

Untuk itu, diperlukan upaya-upaya berbasis teknologi agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus dipenuhi.

&amp;ldquo;Ini yang kita ingin kembangkan yaitu ada rekayasa-rekayasa dalam penanaman sehingga menyiasati agar risiko gagal panennya diperkecil,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam keterangan resminya usai mengunjungi Batamindo Green Farm, Jl. Kota bukit Indah Raya, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/9/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Segini Gaji ke-13 Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin, Lebih dari Rp50 Juta?
Lebih jauh Wapres menyampaikan, sistem tanam hidroponik modern ini juga nantinya akan dikembangkan di pesantren-pesantren.

Tidak hanya untuk memberikan nilai tambah terhadap pesantren tersebut, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar.

&amp;ldquo;Model ini nanti akan dikembangkan dalam bentuk yang kecil di pesantren, selain pemberdayaan pesantren juga untuk kebutuhan masyarakat sekitarnya,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong untuk mengembangkan pertanian hidroponik modern untuk menurunkan risiko gagal panen.

Mengingat, ancaman krisis pangan sedang menjadi isu global di berbagai negara.

Untuk itu, diperlukan upaya-upaya berbasis teknologi agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus dipenuhi.

&amp;ldquo;Ini yang kita ingin kembangkan yaitu ada rekayasa-rekayasa dalam penanaman sehingga menyiasati agar risiko gagal panennya diperkecil,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam keterangan resminya usai mengunjungi Batamindo Green Farm, Jl. Kota bukit Indah Raya, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/9/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Segini Gaji ke-13 Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin, Lebih dari Rp50 Juta?
Lebih jauh Wapres menyampaikan, sistem tanam hidroponik modern ini juga nantinya akan dikembangkan di pesantren-pesantren.

Tidak hanya untuk memberikan nilai tambah terhadap pesantren tersebut, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar.

&amp;ldquo;Model ini nanti akan dikembangkan dalam bentuk yang kecil di pesantren, selain pemberdayaan pesantren juga untuk kebutuhan masyarakat sekitarnya,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
