<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Stadion Megah di Indonesia yang Terbengkalai, Dirut Pengelola GBK Beri Tanggapan</title><description>Rakhmadi Afif Kusumo turut berkomentar soal stadion yang terbengkalai di Indonesia.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/09/29/620/2677360/banyak-stadion-megah-di-indonesia-yang-terbengkalai-dirut-pengelola-gbk-beri-tanggapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/09/29/620/2677360/banyak-stadion-megah-di-indonesia-yang-terbengkalai-dirut-pengelola-gbk-beri-tanggapan"/><item><title>Banyak Stadion Megah di Indonesia yang Terbengkalai, Dirut Pengelola GBK Beri Tanggapan</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/09/29/620/2677360/banyak-stadion-megah-di-indonesia-yang-terbengkalai-dirut-pengelola-gbk-beri-tanggapan</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/09/29/620/2677360/banyak-stadion-megah-di-indonesia-yang-terbengkalai-dirut-pengelola-gbk-beri-tanggapan</guid><pubDate>Kamis 29 September 2022 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/29/620/2677360/banyak-stadion-megah-di-indonesia-yang-terbengkalai-dirut-pengelola-gbk-beri-tanggapan-O7nFYMqpCS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rakhmad Afif Kusumo, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (Foto: Aldi Chandra/MPI)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/09/29/620/2677360/banyak-stadion-megah-di-indonesia-yang-terbengkalai-dirut-pengelola-gbk-beri-tanggapan-S8IVRp3Hkf.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/29/620/2677360/banyak-stadion-megah-di-indonesia-yang-terbengkalai-dirut-pengelola-gbk-beri-tanggapan-O7nFYMqpCS.jpg</image><title>Rakhmad Afif Kusumo, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (Foto: Aldi Chandra/MPI)</title></images><description>BANYAK stadion megah di Indonesia yang terbengkalai, hal itu mendapat sorotan dari Direktur Utama Pusat dan Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi Afif Kusumo. Menurutnya, kunci untuk merawat stadion megah itu adalah apik dalam mengelola baik secara fisik maupun secara manajemen.
Oleh karena itu, Rakhmadi Afif Kusumo memberikan gambaran tantangan dalam mengelola stadion. Pasalnya, Stadion GBK kini menjadi salah satu stadion megah, yang tetap bisa terawat dengan baik.
&amp;nbsp;
Ia pun mengakui, bahwa mengelola stadion megah bukan perkara mudah. Sebab, banyak kendala dan tantangan yang harus dihadapi pengelola stadion.
&quot;Tantangan terbesar dalam pengelolaan venue ataupun kawasan secara umum tentunya adalah bagaimana cara menarik pengunjung untuk spend their time. Itu (seperti) di kawasan GBK pada saat tidak adanya penyelenggaraan event,&quot; kata Rakhmadi Afif Kusumo dalam wawancara khusus bersama MNC Portal Indonesia (MPI).
Menurutnya, berbagai terobosan memang harus dilakukan dalam pengelolaan stadion. Tujuannya agar berbagai aktivitas di stadion tidak mati suri.
BACA JUGA:Rumput Stadion GBK Diperbaiki Jelang Piala AFF 2022 dan Piala Dunia U-20 2023, Telan Biaya Hampir Rp10 Miliar!&amp;nbsp;
&quot;Selain itu juga setiap venue saya rasa di era modern saat ini diwajibkan untuk terus berinovasi. Itu untuk dapat mencari revenue stream baru yang dapat semakin meningkatkan pendapatan &quot; katanya.</description><content:encoded>BANYAK stadion megah di Indonesia yang terbengkalai, hal itu mendapat sorotan dari Direktur Utama Pusat dan Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi Afif Kusumo. Menurutnya, kunci untuk merawat stadion megah itu adalah apik dalam mengelola baik secara fisik maupun secara manajemen.
Oleh karena itu, Rakhmadi Afif Kusumo memberikan gambaran tantangan dalam mengelola stadion. Pasalnya, Stadion GBK kini menjadi salah satu stadion megah, yang tetap bisa terawat dengan baik.
&amp;nbsp;
Ia pun mengakui, bahwa mengelola stadion megah bukan perkara mudah. Sebab, banyak kendala dan tantangan yang harus dihadapi pengelola stadion.
&quot;Tantangan terbesar dalam pengelolaan venue ataupun kawasan secara umum tentunya adalah bagaimana cara menarik pengunjung untuk spend their time. Itu (seperti) di kawasan GBK pada saat tidak adanya penyelenggaraan event,&quot; kata Rakhmadi Afif Kusumo dalam wawancara khusus bersama MNC Portal Indonesia (MPI).
Menurutnya, berbagai terobosan memang harus dilakukan dalam pengelolaan stadion. Tujuannya agar berbagai aktivitas di stadion tidak mati suri.
BACA JUGA:Rumput Stadion GBK Diperbaiki Jelang Piala AFF 2022 dan Piala Dunia U-20 2023, Telan Biaya Hampir Rp10 Miliar!&amp;nbsp;
&quot;Selain itu juga setiap venue saya rasa di era modern saat ini diwajibkan untuk terus berinovasi. Itu untuk dapat mencari revenue stream baru yang dapat semakin meningkatkan pendapatan &quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
