<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penetapan Harga Acuan Kedelai Rp10.000/Kg Disebut Bisa Timbulkan Masalah Baru   </title><description>Rencana pemerintah untuk menetapkan harga acuan pembelian kedelai lokal dinilai tidak mengatasi akar permasalahan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/09/30/620/2677849/penetapan-harga-acuan-kedelai-rp10-000-kg-disebut-bisa-timbulkan-masalah-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/09/30/620/2677849/penetapan-harga-acuan-kedelai-rp10-000-kg-disebut-bisa-timbulkan-masalah-baru"/><item><title>Penetapan Harga Acuan Kedelai Rp10.000/Kg Disebut Bisa Timbulkan Masalah Baru   </title><link>https://www.okezone.com/read/2022/09/30/620/2677849/penetapan-harga-acuan-kedelai-rp10-000-kg-disebut-bisa-timbulkan-masalah-baru</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/09/30/620/2677849/penetapan-harga-acuan-kedelai-rp10-000-kg-disebut-bisa-timbulkan-masalah-baru</guid><pubDate>Jum'at 30 September 2022 08:19 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/30/620/2677849/penetapan-harga-acuan-kedelai-rp10-000-kg-disebut-bisa-timbulkan-masalah-baru-b3wQKX0o2j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kedelai. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/09/30/620/2677849/penetapan-harga-acuan-kedelai-rp10-000-kg-disebut-bisa-timbulkan-masalah-baru-OTzzXvv1ZP.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/30/620/2677849/penetapan-harga-acuan-kedelai-rp10-000-kg-disebut-bisa-timbulkan-masalah-baru-b3wQKX0o2j.jpg</image><title>Kedelai. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Rencana pemerintah untuk menetapkan harga acuan pembelian kedelai lokal dinilai tidak mengatasi akar permasalahan.

Bahkan hal itu justru bisa berpotensi menimbulkan masalah baru bagi pengrajin dan konsumen.

Adapun harga acuan pembelian yang direncanakan pemerintah yakni sebesar Rp10.000 per kilogram dengan tujuan untuk memberikan kepastian pendapatan bagi petani di saat harga kedelai sedang tinggi.

Menurut Head of Agriculture Research dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Aditya Alta, di saat harga tinggi seperti sekarang ini, harga acuan tersebut dapat menjamin pendapatan petani.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jokowi Ingin Kedelai di RI 100% Tidak Tergantung Impor
Namun, di sisi lain, hal ini memberatkan pengrajin serta konsumen yang berpenghasilan rendah karena harus membeli bahan baku kedelai dengan harga tinggi.

&quot;Dalam menetapkan harga acuan pembelian, pemerintah perlu memikirkan kebijakan jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi proses produksi dan produktivitas kedelai. Hal ini tidak mudah mengingat berbagai keterbatasan yang ada,&quot; ujar Aditya, Kamis (29/9/2022).

Lebih lanjut, dia menilai, penggunaan teknologi pada pertanian kedelai masih terbilang minim.

Hal tersebut juga tidak didukung oleh infrastruktur pendukung yang memadai.

Di sisi lain, petani lebih mengutamakan budidaya padi dan jagung yang terbilang lebih menguntungkan.

Sedangkan kedelai umumnya diperlakukan sebagai tanaman selingan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana pemerintah untuk menetapkan harga acuan pembelian kedelai lokal dinilai tidak mengatasi akar permasalahan.

Bahkan hal itu justru bisa berpotensi menimbulkan masalah baru bagi pengrajin dan konsumen.

Adapun harga acuan pembelian yang direncanakan pemerintah yakni sebesar Rp10.000 per kilogram dengan tujuan untuk memberikan kepastian pendapatan bagi petani di saat harga kedelai sedang tinggi.

Menurut Head of Agriculture Research dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Aditya Alta, di saat harga tinggi seperti sekarang ini, harga acuan tersebut dapat menjamin pendapatan petani.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jokowi Ingin Kedelai di RI 100% Tidak Tergantung Impor
Namun, di sisi lain, hal ini memberatkan pengrajin serta konsumen yang berpenghasilan rendah karena harus membeli bahan baku kedelai dengan harga tinggi.

&quot;Dalam menetapkan harga acuan pembelian, pemerintah perlu memikirkan kebijakan jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi proses produksi dan produktivitas kedelai. Hal ini tidak mudah mengingat berbagai keterbatasan yang ada,&quot; ujar Aditya, Kamis (29/9/2022).

Lebih lanjut, dia menilai, penggunaan teknologi pada pertanian kedelai masih terbilang minim.

Hal tersebut juga tidak didukung oleh infrastruktur pendukung yang memadai.

Di sisi lain, petani lebih mengutamakan budidaya padi dan jagung yang terbilang lebih menguntungkan.

Sedangkan kedelai umumnya diperlakukan sebagai tanaman selingan.
</content:encoded></item></channel></rss>
