<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Digitalisasi, Sri Mulyani: Masyarakat yang Tinggal di Daerah Terpencil Bisa Gunakan Layanan Keuangan Digital</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengatakan digitalisasi memainkan peran penting dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/10/04/620/2680299/digitalisasi-sri-mulyani-masyarakat-yang-tinggal-di-daerah-terpencil-bisa-gunakan-layanan-keuangan-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/10/04/620/2680299/digitalisasi-sri-mulyani-masyarakat-yang-tinggal-di-daerah-terpencil-bisa-gunakan-layanan-keuangan-digital"/><item><title>Digitalisasi, Sri Mulyani: Masyarakat yang Tinggal di Daerah Terpencil Bisa Gunakan Layanan Keuangan Digital</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/10/04/620/2680299/digitalisasi-sri-mulyani-masyarakat-yang-tinggal-di-daerah-terpencil-bisa-gunakan-layanan-keuangan-digital</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/10/04/620/2680299/digitalisasi-sri-mulyani-masyarakat-yang-tinggal-di-daerah-terpencil-bisa-gunakan-layanan-keuangan-digital</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2022 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/04/620/2680299/digitalisasi-sri-mulyani-masyarakat-yang-tinggal-di-daerah-terpencil-bisa-gunakan-layanan-keuangan-digital-s4tM8b6tFQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/10/04/620/2680299/digitalisasi-sri-mulyani-masyarakat-yang-tinggal-di-daerah-terpencil-bisa-gunakan-layanan-keuangan-digital-n0Q1mEvW5v.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/04/620/2680299/digitalisasi-sri-mulyani-masyarakat-yang-tinggal-di-daerah-terpencil-bisa-gunakan-layanan-keuangan-digital-s4tM8b6tFQ.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan digitalisasi memainkan peran penting dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif.
&quot;Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, yang mungkin bukan merupakan bagian dari lembaga keuangan manapun, dapat menggunakan layanan keuangan digital untuk melakukan transaksi keuangannya,&quot; kata Sri Mulyani dalam G20 GPFI High Level Symposium yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
BACA JUGA:Pesan Sri Mulyani ke Lulusan STAN: Pengelola Keuangan Negara Adalah Manusia yang Harus Bisa Dipercaya

Sri Mulyani menyebutkan inklusi keuangan Indonesia sejauh ini telah mengalami kemajuan, dimana pada 2021 inklusi keuangan domestik telah mencapai 83,6 persen.
Ke depan pada 2024, pemerintah menargetkan angka yang lebih tinggi lagi yaitu 90 persen untuk inklusi ekonomi. Dengan demikian, digitalisasi merupakan komponen utama bagi pemerintah untuk mencapai target itu.
Langkah ke depannya dalam mencapai inklusivitas adalah memperhatikan integrasi, serta komponen lainnya yakni keterlibatan, dorongan, dan penguatan nilai.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Uang Negara dari Uang Rakyat, Harus Kembali ke Rakyat

Tak hanya inklusivitas, Sri Mulyani menilai digitalisasi turut menurunkan biaya transaksi bagi beberapa kelompok rentan, seperti UMKM.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan digitalisasi memainkan peran penting dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif.
&quot;Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, yang mungkin bukan merupakan bagian dari lembaga keuangan manapun, dapat menggunakan layanan keuangan digital untuk melakukan transaksi keuangannya,&quot; kata Sri Mulyani dalam G20 GPFI High Level Symposium yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
BACA JUGA:Pesan Sri Mulyani ke Lulusan STAN: Pengelola Keuangan Negara Adalah Manusia yang Harus Bisa Dipercaya

Sri Mulyani menyebutkan inklusi keuangan Indonesia sejauh ini telah mengalami kemajuan, dimana pada 2021 inklusi keuangan domestik telah mencapai 83,6 persen.
Ke depan pada 2024, pemerintah menargetkan angka yang lebih tinggi lagi yaitu 90 persen untuk inklusi ekonomi. Dengan demikian, digitalisasi merupakan komponen utama bagi pemerintah untuk mencapai target itu.
Langkah ke depannya dalam mencapai inklusivitas adalah memperhatikan integrasi, serta komponen lainnya yakni keterlibatan, dorongan, dan penguatan nilai.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Uang Negara dari Uang Rakyat, Harus Kembali ke Rakyat

Tak hanya inklusivitas, Sri Mulyani menilai digitalisasi turut menurunkan biaya transaksi bagi beberapa kelompok rentan, seperti UMKM.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
