<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alih Fungsi Lahan Pertanian Jadi Ancaman Ketahanan Pangan</title><description>Pertanian menjadi sektor penting penunjang perekonomian nasional dan daerah.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/10/28/620/2696430/alih-fungsi-lahan-pertanian-jadi-ancaman-ketahanan-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/10/28/620/2696430/alih-fungsi-lahan-pertanian-jadi-ancaman-ketahanan-pangan"/><item><title>Alih Fungsi Lahan Pertanian Jadi Ancaman Ketahanan Pangan</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/10/28/620/2696430/alih-fungsi-lahan-pertanian-jadi-ancaman-ketahanan-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/10/28/620/2696430/alih-fungsi-lahan-pertanian-jadi-ancaman-ketahanan-pangan</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2022 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/620/2696430/alih-fungsi-lahan-pertanian-jadi-ancaman-ketahanan-pangan-udRTE4YBhR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertanian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/10/28/620/2696430/alih-fungsi-lahan-pertanian-jadi-ancaman-ketahanan-pangan-m6cfhmBSp8.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/620/2696430/alih-fungsi-lahan-pertanian-jadi-ancaman-ketahanan-pangan-udRTE4YBhR.jpg</image><title>Pertanian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pertanian menjadi sektor penting penunjang perekonomian nasional dan daerah. Manfaat seperti penyediaan pangan sebagai bentuk ketahanan pangan masyarakat, penyedia lapangan pekerjaan serta mampu mendukung beragam industri dari hulu ke hilir.
Namun sayangnya, ancaman alih fungsi lahan, perlahan tapi pasti dapat merenggut segala hal positif dari sektor pertanian tersebut.
Menurut data yang ada, setiap tahun lahan pertanian mengalami penyusutan yang signifikan. Angka ketersediaan lahan yang bisa ditanam perkapita hanya 0,096 ha dari luas wilayah tanam keseluruhan yakni 26,3 juta ha.
BACA JUGA:Perluasan Lahan Pertanian Bisa Tingkatkan Produktivitas Pangan?
Sedangkan lahan sawah Indonesia, merujuk hasil audit Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada tahun 2019 hanya seluas 7,46 juta ha.
Luas panen dan produksi beras pun mengalami penurunan, selama kurang lebih 4 tahun terakhir luas panen padi alami penurunan sebesar 966.000 ha.
Hal ini tentunya sangat jauh dari angka yang ideal untuk memenuhi kecukupan pangan dengan total jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa.
Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Harianto, mengatakan alih fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian merupakan ancaman nyata bagi ketahanan pangan dan susutnya lahan pertanian di Indonesia.
BACA JUGA:Di Hadapan Menteri Keuangan dan Pertanian G20, Mentan SYL Tekankan Pentingnya Kolaborasi Global atasi Krisis Pangan
&quot;Alih fungsi lahan pangan menjadi non-pertanian tentunya ancaman nyata bagi ketahanan pangan pada saat daya beli dan kemampuan impor pangan rendah, terutama alih fungsi lahan pangan di Jawa,&quot; kata Harianto kepada media, Jumat (27/10/2022).</description><content:encoded>JAKARTA - Pertanian menjadi sektor penting penunjang perekonomian nasional dan daerah. Manfaat seperti penyediaan pangan sebagai bentuk ketahanan pangan masyarakat, penyedia lapangan pekerjaan serta mampu mendukung beragam industri dari hulu ke hilir.
Namun sayangnya, ancaman alih fungsi lahan, perlahan tapi pasti dapat merenggut segala hal positif dari sektor pertanian tersebut.
Menurut data yang ada, setiap tahun lahan pertanian mengalami penyusutan yang signifikan. Angka ketersediaan lahan yang bisa ditanam perkapita hanya 0,096 ha dari luas wilayah tanam keseluruhan yakni 26,3 juta ha.
BACA JUGA:Perluasan Lahan Pertanian Bisa Tingkatkan Produktivitas Pangan?
Sedangkan lahan sawah Indonesia, merujuk hasil audit Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada tahun 2019 hanya seluas 7,46 juta ha.
Luas panen dan produksi beras pun mengalami penurunan, selama kurang lebih 4 tahun terakhir luas panen padi alami penurunan sebesar 966.000 ha.
Hal ini tentunya sangat jauh dari angka yang ideal untuk memenuhi kecukupan pangan dengan total jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa.
Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Harianto, mengatakan alih fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian merupakan ancaman nyata bagi ketahanan pangan dan susutnya lahan pertanian di Indonesia.
BACA JUGA:Di Hadapan Menteri Keuangan dan Pertanian G20, Mentan SYL Tekankan Pentingnya Kolaborasi Global atasi Krisis Pangan
&quot;Alih fungsi lahan pangan menjadi non-pertanian tentunya ancaman nyata bagi ketahanan pangan pada saat daya beli dan kemampuan impor pangan rendah, terutama alih fungsi lahan pangan di Jawa,&quot; kata Harianto kepada media, Jumat (27/10/2022).</content:encoded></item></channel></rss>
