<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesalahan Umum yang Sering Terjadi, Sesak Napas Malah Diberi Minum   </title><description>Stampade baru-baru ini terjadi di Kanjuruhan dan Itaewon, yang menewaskan banyak orang akibat berdesak-desakan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/11/15/620/2708188/kesalahan-umum-yang-sering-terjadi-sesak-napas-malah-diberi-minum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/11/15/620/2708188/kesalahan-umum-yang-sering-terjadi-sesak-napas-malah-diberi-minum"/><item><title>Kesalahan Umum yang Sering Terjadi, Sesak Napas Malah Diberi Minum   </title><link>https://www.okezone.com/read/2022/11/15/620/2708188/kesalahan-umum-yang-sering-terjadi-sesak-napas-malah-diberi-minum</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/11/15/620/2708188/kesalahan-umum-yang-sering-terjadi-sesak-napas-malah-diberi-minum</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/620/2708188/kesalahan-umum-yang-sering-terjadi-sesak-napas-malah-diberi-minum-rMEeUhqfKg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Sesak Napas. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/11/15/620/2708188/kesalahan-umum-yang-sering-terjadi-sesak-napas-malah-diberi-minum-Vn8pYYSHo4.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/620/2708188/kesalahan-umum-yang-sering-terjadi-sesak-napas-malah-diberi-minum-rMEeUhqfKg.jpg</image><title>Ilustrasi Sesak Napas. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>STAMPEDE bisa terjadi ketika kerumunan orang bergerak ke arah yang sama pada waktu yang sama, beberapa mungkin bertabrakan dan bertumpuk atau bertumpuk satu sama lain. Ini bisa menjadi sangat berbahaya, tidak heran jika ahli menyebut insiden seperti itu sebagai penyerbuan, gelombang kerumunan, atau penghancuran massa.

Stampade baru-baru ini terjadi di Kanjuruhan dan Itaewon, yang menewaskan banyak orang akibat berdesak-desakan. Dalam situasi ramai orang, risiko akan bahaya akan semakin besar, oleh karena itu penting bagi Anda mempersiapkan diri.

Dokter Spesialis Paru dr Annisa Sutera Insani, SpP, meminta kepada Anda yang mau datang ke acara ramai orang agar mempersiapkan fisik. Artinya, jangan coba-coba datang ke acara yang berpotensi kerumunan kalau badan tidak fit.

&quot;Saya sangat tidak merekomendasikan seseorang dalam kondisi tidak fit, anak-anak, dan lansia untuk datang ke acara yang berpotensi terjadi kepadatan orang di satu lokasi acara. Itu sangat berisiko bagi mereka,&quot; papar dr Annisa di Live Instagram Okezone.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNS8xLzE1NjMyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia melanjutkan, fisik yang prima setidaknya mampu menjaga kualitas tubuh. Dengan begitu, saat risiko terburuk terjadi yaitu kerumunan dan desak-desakan, Anda dapat menyelamatkan diri dari lokasi tersebut.

Selain itu, ketika terjadi chaos di acara tersebut, ada baiknya kita mengetahui beberapa hal yang harus dan tidak dilakukan. Salah satunya adalah kesalahan umum yakni memberikan minum ke orang yang  lemas dan sesak napas.

&quot;Saat seseorang sesak napas, saluran napas dan saluran tenggorokannya terbuka. Jadi, ketika ada cairan masuk, saluran napas sulit mengontrol itu karena sedang berusaha mencari oksigen. Alhasil, air bisa saja masuk ke saluran napas dan ini berbahaya,&quot; katanya.</description><content:encoded>STAMPEDE bisa terjadi ketika kerumunan orang bergerak ke arah yang sama pada waktu yang sama, beberapa mungkin bertabrakan dan bertumpuk atau bertumpuk satu sama lain. Ini bisa menjadi sangat berbahaya, tidak heran jika ahli menyebut insiden seperti itu sebagai penyerbuan, gelombang kerumunan, atau penghancuran massa.

Stampade baru-baru ini terjadi di Kanjuruhan dan Itaewon, yang menewaskan banyak orang akibat berdesak-desakan. Dalam situasi ramai orang, risiko akan bahaya akan semakin besar, oleh karena itu penting bagi Anda mempersiapkan diri.

Dokter Spesialis Paru dr Annisa Sutera Insani, SpP, meminta kepada Anda yang mau datang ke acara ramai orang agar mempersiapkan fisik. Artinya, jangan coba-coba datang ke acara yang berpotensi kerumunan kalau badan tidak fit.

&quot;Saya sangat tidak merekomendasikan seseorang dalam kondisi tidak fit, anak-anak, dan lansia untuk datang ke acara yang berpotensi terjadi kepadatan orang di satu lokasi acara. Itu sangat berisiko bagi mereka,&quot; papar dr Annisa di Live Instagram Okezone.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNS8xLzE1NjMyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia melanjutkan, fisik yang prima setidaknya mampu menjaga kualitas tubuh. Dengan begitu, saat risiko terburuk terjadi yaitu kerumunan dan desak-desakan, Anda dapat menyelamatkan diri dari lokasi tersebut.

Selain itu, ketika terjadi chaos di acara tersebut, ada baiknya kita mengetahui beberapa hal yang harus dan tidak dilakukan. Salah satunya adalah kesalahan umum yakni memberikan minum ke orang yang  lemas dan sesak napas.

&quot;Saat seseorang sesak napas, saluran napas dan saluran tenggorokannya terbuka. Jadi, ketika ada cairan masuk, saluran napas sulit mengontrol itu karena sedang berusaha mencari oksigen. Alhasil, air bisa saja masuk ke saluran napas dan ini berbahaya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
