<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Harus Izinkan Vaksin Booster Kedua ke Umum</title><description>Pemerintah pun tengah mendorong pemberian dosis ke-4 atau booster ke-2.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/12/13/620/2726426/sambut-libur-natal-dan-tahun-baru-pemerintah-harus-izinkan-vaksin-booster-kedua-ke-umum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/12/13/620/2726426/sambut-libur-natal-dan-tahun-baru-pemerintah-harus-izinkan-vaksin-booster-kedua-ke-umum"/><item><title>Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Harus Izinkan Vaksin Booster Kedua ke Umum</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/12/13/620/2726426/sambut-libur-natal-dan-tahun-baru-pemerintah-harus-izinkan-vaksin-booster-kedua-ke-umum</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/12/13/620/2726426/sambut-libur-natal-dan-tahun-baru-pemerintah-harus-izinkan-vaksin-booster-kedua-ke-umum</guid><pubDate>Rabu 14 Desember 2022 00:24 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/13/620/2726426/sambut-libur-natal-dan-tahun-baru-pemerintah-harus-izinkan-vaksin-booster-kedua-ke-umum-nW5tu4EHrq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/12/13/620/2726426/sambut-libur-natal-dan-tahun-baru-pemerintah-harus-izinkan-vaksin-booster-kedua-ke-umum-2pzMYI3G9c.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/13/620/2726426/sambut-libur-natal-dan-tahun-baru-pemerintah-harus-izinkan-vaksin-booster-kedua-ke-umum-nW5tu4EHrq.jpg</image><title>Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)</title></images><description>ANTIBODI Covid-19 dari vaksin memang akan melemah, seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, dibutuhkan booster atau vaksin penguat untuk kembali meningkatkan antibodi akan Covid-19.

Pemerintah pun tengah mendorong pemberian dosis ke-4 atau booster ke-2. Meski demikian, vaksin booster kedua ini memang masih terbatas untuk para lansia saja.

Ahli Kesehatan Dicky Budiman meminta kepada Kementerian Kesehatan agar segera mengizinkan pemberian dosis keempat vaksin Covid-19 untuk kelompok umum non-lansia. Menurutnya, keputusan itu penting dilakukan mengingat kasus Covid-19 memperlihatkan kenaikan dan demi mencegah penambahan kasus gegara libur natal dan tahun baru.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNy8xLzE1ODMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Segera berikan dosis keempat vaksin Covid-19 ke kelompok umum non-lansia, apalagi ancaman beragam infeksi saluran napas meningkat saat ini,&quot; kata Dicky pada MNC Portal.

Usulan ini keluar setelah dirinya menerima informasi bahwa vaksin dosis keempat atau booster dosis kedua untuk kelompok umum non-lansia baru akan diberikan setelah menunggu sero survey rampung dikerjakan pada Januari 2023. &quot;Barusan ini Kemenkes bilang bahwa untuk pemberian booster kedua untuk umum non-lansia akan menunggu hasil sero survey dulu di Januari 2023,&quot; katanya.

Dari informasi tersebut, Dicky menanggapi bahwa dengan menunda pemberian vaksin booster kedua, ini akan menambah risiko pertambahan kasus Covid-19 di masyarakat. Lagipula, sambung Dicky, dirinya tidak melihat hubungan yang kuat dan mengikat antara mendesaknya booster dengan hasil sero survei.</description><content:encoded>ANTIBODI Covid-19 dari vaksin memang akan melemah, seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, dibutuhkan booster atau vaksin penguat untuk kembali meningkatkan antibodi akan Covid-19.

Pemerintah pun tengah mendorong pemberian dosis ke-4 atau booster ke-2. Meski demikian, vaksin booster kedua ini memang masih terbatas untuk para lansia saja.

Ahli Kesehatan Dicky Budiman meminta kepada Kementerian Kesehatan agar segera mengizinkan pemberian dosis keempat vaksin Covid-19 untuk kelompok umum non-lansia. Menurutnya, keputusan itu penting dilakukan mengingat kasus Covid-19 memperlihatkan kenaikan dan demi mencegah penambahan kasus gegara libur natal dan tahun baru.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNy8xLzE1ODMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Segera berikan dosis keempat vaksin Covid-19 ke kelompok umum non-lansia, apalagi ancaman beragam infeksi saluran napas meningkat saat ini,&quot; kata Dicky pada MNC Portal.

Usulan ini keluar setelah dirinya menerima informasi bahwa vaksin dosis keempat atau booster dosis kedua untuk kelompok umum non-lansia baru akan diberikan setelah menunggu sero survey rampung dikerjakan pada Januari 2023. &quot;Barusan ini Kemenkes bilang bahwa untuk pemberian booster kedua untuk umum non-lansia akan menunggu hasil sero survey dulu di Januari 2023,&quot; katanya.

Dari informasi tersebut, Dicky menanggapi bahwa dengan menunda pemberian vaksin booster kedua, ini akan menambah risiko pertambahan kasus Covid-19 di masyarakat. Lagipula, sambung Dicky, dirinya tidak melihat hubungan yang kuat dan mengikat antara mendesaknya booster dengan hasil sero survei.</content:encoded></item></channel></rss>
