<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PGN Tambah 3 Pelanggan Industri di Awal 2023   </title><description>PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina menambah penyaluran gas bumi ke 3 industi menggunakan jaringan pipa gas bumi di Karawang.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/01/12/620/2744745/pgn-tambah-3-pelanggan-industri-di-awal-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/01/12/620/2744745/pgn-tambah-3-pelanggan-industri-di-awal-2023"/><item><title>PGN Tambah 3 Pelanggan Industri di Awal 2023   </title><link>https://www.okezone.com/read/2023/01/12/620/2744745/pgn-tambah-3-pelanggan-industri-di-awal-2023</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/01/12/620/2744745/pgn-tambah-3-pelanggan-industri-di-awal-2023</guid><pubDate>Kamis 12 Januari 2023 10:04 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/12/620/2744745/pgn-tambah-3-pelanggan-industri-di-awal-2023-CRRBmlZn8N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelanggan Industri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/01/12/620/2744745/pgn-tambah-3-pelanggan-industri-di-awal-2023-gOY9UMjk2T.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/12/620/2744745/pgn-tambah-3-pelanggan-industri-di-awal-2023-CRRBmlZn8N.jpg</image><title>Pelanggan Industri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina menambah penyaluran gas bumi ke 3 industi menggunakan jaringan pipa gas bumi di Karawang, Jawa Barat. Dengan nilai lebih yang efisien dan ramah lingkungan, pelanggan industri ini bergerak di berbagai sektor.
PGN Area Karawang mulai menyalurkan gas ke PT Saltindo Perkasa yang bergerak di sektor produksi garam dengan volume pamakaian gas rata-rata 25.000 M3 untuk dryer atau pengering. Sebelumnya, PT Saltindo telah menggunakan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) atau gas bumi terkompresi yang disalurkan menggunakan moda non pipa.
BACA JUGA:Lampaui Target APBN 2022, SKK Migas Girang dengan Hasil Lifting Minyak PGN Saka

Penyaluran gas perdana juga dilakukan untuk PT Glico Wings yang merupakan industri ice cream akan menggunakan gas bumi dengan volume rata-rata 100.000 M3. Selain dryer, PT Glico menggunakan gas bumi untuk energi boiler.
Selain itu, PT Bu Kwang Textile Indonesia selaku industri di sektor textile footwear akan menyerap gas bumi rata-rata sebesar 50.000 M3 untuk boiler.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS80LzE2MDUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Sama seperti PT Saltindo, sebelumnya PT Glico dan PT Bu Kwang Textile telah menggunakan CNG. Pelanggan-pelanggan industri telah merasakan kelebihan gas bumi yaitu lebih efisien dari sisi harga dan lebih bersih. Dua kelebihan utama ini cukup menarik bagi industri, pastinya bisa menekan biaya energi maupun emisi karbon,&amp;rdquo; ujar Area Head PGN Karawang Ade Sutisna, Rabu (11/1/2023).
BACA JUGA:Joss! Capaian Produksi Minyak PGN Saka Tembus 143% hingga Akhir 2022&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ade melanjutkan, penggunaan energi yang lebih bersih untuk lingkungan dewasa ini menjadi perhatian dunia, seiring dengan kesadaran akan pelestarian lingkungan. Ia berharap, penggunaan gas bumi yang lebih bersih dari bahan bakar fosil lainnya di industri - industri Karawang dapat melengkapi penggunaan teknologi hijau di sektor industri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina menambah penyaluran gas bumi ke 3 industi menggunakan jaringan pipa gas bumi di Karawang, Jawa Barat. Dengan nilai lebih yang efisien dan ramah lingkungan, pelanggan industri ini bergerak di berbagai sektor.
PGN Area Karawang mulai menyalurkan gas ke PT Saltindo Perkasa yang bergerak di sektor produksi garam dengan volume pamakaian gas rata-rata 25.000 M3 untuk dryer atau pengering. Sebelumnya, PT Saltindo telah menggunakan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) atau gas bumi terkompresi yang disalurkan menggunakan moda non pipa.
BACA JUGA:Lampaui Target APBN 2022, SKK Migas Girang dengan Hasil Lifting Minyak PGN Saka

Penyaluran gas perdana juga dilakukan untuk PT Glico Wings yang merupakan industri ice cream akan menggunakan gas bumi dengan volume rata-rata 100.000 M3. Selain dryer, PT Glico menggunakan gas bumi untuk energi boiler.
Selain itu, PT Bu Kwang Textile Indonesia selaku industri di sektor textile footwear akan menyerap gas bumi rata-rata sebesar 50.000 M3 untuk boiler.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS80LzE2MDUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Sama seperti PT Saltindo, sebelumnya PT Glico dan PT Bu Kwang Textile telah menggunakan CNG. Pelanggan-pelanggan industri telah merasakan kelebihan gas bumi yaitu lebih efisien dari sisi harga dan lebih bersih. Dua kelebihan utama ini cukup menarik bagi industri, pastinya bisa menekan biaya energi maupun emisi karbon,&amp;rdquo; ujar Area Head PGN Karawang Ade Sutisna, Rabu (11/1/2023).
BACA JUGA:Joss! Capaian Produksi Minyak PGN Saka Tembus 143% hingga Akhir 2022&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ade melanjutkan, penggunaan energi yang lebih bersih untuk lingkungan dewasa ini menjadi perhatian dunia, seiring dengan kesadaran akan pelestarian lingkungan. Ia berharap, penggunaan gas bumi yang lebih bersih dari bahan bakar fosil lainnya di industri - industri Karawang dapat melengkapi penggunaan teknologi hijau di sektor industri.</content:encoded></item></channel></rss>
