<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPKM Sudah Dihapus, Kenapa Masih Harus Vaksin Booster Kedua?</title><description>Pemberian vaksin booster sangat diperlukan, mengingat antibodi dalam tubuh bisa menurun dalam 6 bulan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/01/24/620/2752140/ppkm-sudah-dihapus-kenapa-masih-harus-vaksin-booster-kedua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/01/24/620/2752140/ppkm-sudah-dihapus-kenapa-masih-harus-vaksin-booster-kedua"/><item><title>PPKM Sudah Dihapus, Kenapa Masih Harus Vaksin Booster Kedua?</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/01/24/620/2752140/ppkm-sudah-dihapus-kenapa-masih-harus-vaksin-booster-kedua</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/01/24/620/2752140/ppkm-sudah-dihapus-kenapa-masih-harus-vaksin-booster-kedua</guid><pubDate>Selasa 24 Januari 2023 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/24/620/2752140/ppkm-sudah-dihapus-kenapa-masih-harus-vaksin-booster-kedua-4iCPJVuOgc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/01/24/620/2752140/ppkm-sudah-dihapus-kenapa-masih-harus-vaksin-booster-kedua-DOS87B5UQd.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/24/620/2752140/ppkm-sudah-dihapus-kenapa-masih-harus-vaksin-booster-kedua-4iCPJVuOgc.jpg</image><title>Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)</title></images><description>PEMERINTAH memang sudah tidak lagi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), karena kasus Covid-19 dianggap sudah terkendali. Namun yang juga menjadi pertimbangan adalah tingkat vaksinasi masyarakat Indonesia yang cukup tinggi.

Meski demikian, bukan berarti virus Covid-19 telah menghilang. Oleh karena itu, pemberian vaksin booster sangat diperlukan, mengingat antibodi dalam tubuh bisa menurun dalam 6 bulan.

Kementerian Kesehatan memastikan vaksin booster kedua sudah bisa diterima masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas per hari ini, Selasa, 24 Januari 2023. Jenis vaksin yang dipakai yaitu Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, J&amp;amp;J, Sinopharm, Covovax, dan Moderna.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMy8xLzE2MTMxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Imbauan vaksin booster kedua ini muncul di saat Indonesia sudah 'bebas' aturan PPKM, membuat masyarakat sudah tidak terlalu peduli dengan urusan Covid-19.

Dijelaskan Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, itu karena titer antibodi masyarakat Indonesia dinilai sudah menurun, karena pemberian vaksin booster pertama sudah lebih dari enam bulan lalu.</description><content:encoded>PEMERINTAH memang sudah tidak lagi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), karena kasus Covid-19 dianggap sudah terkendali. Namun yang juga menjadi pertimbangan adalah tingkat vaksinasi masyarakat Indonesia yang cukup tinggi.

Meski demikian, bukan berarti virus Covid-19 telah menghilang. Oleh karena itu, pemberian vaksin booster sangat diperlukan, mengingat antibodi dalam tubuh bisa menurun dalam 6 bulan.

Kementerian Kesehatan memastikan vaksin booster kedua sudah bisa diterima masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas per hari ini, Selasa, 24 Januari 2023. Jenis vaksin yang dipakai yaitu Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, J&amp;amp;J, Sinopharm, Covovax, dan Moderna.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMy8xLzE2MTMxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Imbauan vaksin booster kedua ini muncul di saat Indonesia sudah 'bebas' aturan PPKM, membuat masyarakat sudah tidak terlalu peduli dengan urusan Covid-19.

Dijelaskan Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, itu karena titer antibodi masyarakat Indonesia dinilai sudah menurun, karena pemberian vaksin booster pertama sudah lebih dari enam bulan lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
