<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Bakal Sulap Sampah Plastik Jadi Potensi Ekspor</title><description>Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyoroti masalah sampah plastic di Indonesia.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/02/10/620/2762603/ri-bakal-sulap-sampah-plastik-jadi-potensi-ekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/02/10/620/2762603/ri-bakal-sulap-sampah-plastik-jadi-potensi-ekspor"/><item><title>RI Bakal Sulap Sampah Plastik Jadi Potensi Ekspor</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/02/10/620/2762603/ri-bakal-sulap-sampah-plastik-jadi-potensi-ekspor</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/02/10/620/2762603/ri-bakal-sulap-sampah-plastik-jadi-potensi-ekspor</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2023 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/10/620/2762603/ri-bakal-sulap-sampah-plastik-jadi-potensi-ekspor-dWVY2AqM1t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah soroti masalah sampah plastik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/02/10/620/2762603/ri-bakal-sulap-sampah-plastik-jadi-potensi-ekspor-w7V3ZpTXhK.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/10/620/2762603/ri-bakal-sulap-sampah-plastik-jadi-potensi-ekspor-dWVY2AqM1t.jpg</image><title>Pemerintah soroti masalah sampah plastik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyoroti masalah sampah plastik di Indonesia. Menurutnya permasalahan sampah di Indonesia sampai saat ini terus berkembang dan merupakan sebuah permasalahan yang membutuhkan solusi segera untuk diatasi secara bersama-sama.
Dari pengumpulan sampah plastik yang ada saat ini, baru sekitar 20% yang bisa dipergunakan sebagai bahan baku plastik dengan kualitas food grade. Oleh karena itu, salah satu pendekatan pengelolaan sampah nasional adalah dengan pendekatan circular economy(ekonomi sirkular).
BACA JUGA:Menko Luhut Ingin Masalah Sampah Plastik Beres 2025

&amp;ldquo;Wujud penerapan circular economy terhadap pengolahan sampah adalah dalam bentuk daur ulang. Apalagi, peluang bisnis semacam ini sudah di depan mata. Tren untuk menggunakan produk-produk recycle itu semakin tinggi, terutama di market luar negeri, yang akan menjadi target pasar ekspor kita,&amp;rdquo; ujarnya di Jakarta, dikutip Jumat (10/2/2023).
BACA JUGA:Resmikan Pabrik Daur Ulang, Luhut: Sampah Plastik Jadi Masalah Dunia

Untuk itu, penerapan konsep ekonomi sirkular perlu didasarkan pada prinsip pemanfaatan kembali untuk memaksimalkan nilai ekonomi dari barang-barang sisa konsumsi. Sehingga sumber daya yang tersedia akan terus termanfaatkan melalui penggunaan material yang terus berputar dalam suatu lingkaran ekonomi sehingga dapat digunakan secara terus-menerus.
Menperin menjelaskan, rantai industri daur ulang plastik merupakan circular economy yang kini banyak menjadi sorotan. Sektor ini mengolah sampah plastik seperti sampah kemasan dan barang-barang plastik lainnya menjadi produk bernilai tambah, mulai dari resin daur ulang hingga produk-produk jadi seperti barang-barang dari plastik, tekstil, dan palet.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMC8xLzE2MTE5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyoroti masalah sampah plastik di Indonesia. Menurutnya permasalahan sampah di Indonesia sampai saat ini terus berkembang dan merupakan sebuah permasalahan yang membutuhkan solusi segera untuk diatasi secara bersama-sama.
Dari pengumpulan sampah plastik yang ada saat ini, baru sekitar 20% yang bisa dipergunakan sebagai bahan baku plastik dengan kualitas food grade. Oleh karena itu, salah satu pendekatan pengelolaan sampah nasional adalah dengan pendekatan circular economy(ekonomi sirkular).
BACA JUGA:Menko Luhut Ingin Masalah Sampah Plastik Beres 2025

&amp;ldquo;Wujud penerapan circular economy terhadap pengolahan sampah adalah dalam bentuk daur ulang. Apalagi, peluang bisnis semacam ini sudah di depan mata. Tren untuk menggunakan produk-produk recycle itu semakin tinggi, terutama di market luar negeri, yang akan menjadi target pasar ekspor kita,&amp;rdquo; ujarnya di Jakarta, dikutip Jumat (10/2/2023).
BACA JUGA:Resmikan Pabrik Daur Ulang, Luhut: Sampah Plastik Jadi Masalah Dunia

Untuk itu, penerapan konsep ekonomi sirkular perlu didasarkan pada prinsip pemanfaatan kembali untuk memaksimalkan nilai ekonomi dari barang-barang sisa konsumsi. Sehingga sumber daya yang tersedia akan terus termanfaatkan melalui penggunaan material yang terus berputar dalam suatu lingkaran ekonomi sehingga dapat digunakan secara terus-menerus.
Menperin menjelaskan, rantai industri daur ulang plastik merupakan circular economy yang kini banyak menjadi sorotan. Sektor ini mengolah sampah plastik seperti sampah kemasan dan barang-barang plastik lainnya menjadi produk bernilai tambah, mulai dari resin daur ulang hingga produk-produk jadi seperti barang-barang dari plastik, tekstil, dan palet.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMC8xLzE2MTE5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
