<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Cara Pahami Strategi Investasi yang Tepat</title><description>Peningkatan inklusi keuangan dalam masyarakat ditandai dengan terpenuhinya akses terhadap berbagai lembaga, produk dan jasa keuangan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/03/02/620/2774244/ini-cara-pahami-strategi-investasi-yang-tepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/03/02/620/2774244/ini-cara-pahami-strategi-investasi-yang-tepat"/><item><title>Ini Cara Pahami Strategi Investasi yang Tepat</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/03/02/620/2774244/ini-cara-pahami-strategi-investasi-yang-tepat</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/03/02/620/2774244/ini-cara-pahami-strategi-investasi-yang-tepat</guid><pubDate>Kamis 02 Maret 2023 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/02/620/2774244/ini-cara-pahami-strategi-investasi-yang-tepat-ByAhrH5tSm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Strategi Investasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/03/02/620/2774244/ini-cara-pahami-strategi-investasi-yang-tepat-zdyqc9UUyS.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/02/620/2774244/ini-cara-pahami-strategi-investasi-yang-tepat-ByAhrH5tSm.jpg</image><title>Strategi Investasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Peningkatan inklusi keuangan dalam masyarakat ditandai dengan terpenuhinya akses terhadap berbagai lembaga, produk dan layanan jasa keuangan. Namun, untuk dapat memanfaatkan layanan keuangan secara optimal diperlukan literasi keuangan yang baik.
Dengan memiliki literasi keuangan yang cukup, masyarakat akan dapat memahami dengan baik tentang produk dan layanan keuangan yang tersedia dan juga bagaimana cara menggunakan layanan tersebut secara bijak dan efektif.
BACA JUGA:Investasi Rp1,5 Triliun, RI Punya Maskapai Kargo Digital Pertama

Maka itu, upaya meningkatkan inklusi keuangan harus disertai dengan pemberian pendidikan dan pelatihan literasi keuangan yang memadai agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan dengan lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan finansial mereka.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia telah menunjukkan peningkatan dari 38,03% pada 2019, menjadi 49,68% pada 2022. Sementara itu indeks inklusi keuangan pada tahun 2022 mencapai 85,10% meningkat dibandingkan pada tahun 2019 yaitu 76,19%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzYxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Direktur PT Insight Investments Management (INSIGHT), Ria Meristika Warganda menyatakan bahwa pengetahuan akan investasi yang meliputi tujuan, risiko, hingga pengelolaannya menjadi hal yang sangat penting dipahami dalam literasi keuangan.
BACA JUGA:Jangan Cuma Ikut-ikutan, Investasi Aset Kripto Berisiko Tinggi

&amp;ldquo;Di tengah kepekaan masyarakat terhadap aspek keuangan yang meningkat, penting bagi individu untuk memahami bagaimana mengelola investasi dengan baik dan menggunakan strategi yang tepat,&amp;rdquo; ujar Ria dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/3/2023).</description><content:encoded>JAKARTA - Peningkatan inklusi keuangan dalam masyarakat ditandai dengan terpenuhinya akses terhadap berbagai lembaga, produk dan layanan jasa keuangan. Namun, untuk dapat memanfaatkan layanan keuangan secara optimal diperlukan literasi keuangan yang baik.
Dengan memiliki literasi keuangan yang cukup, masyarakat akan dapat memahami dengan baik tentang produk dan layanan keuangan yang tersedia dan juga bagaimana cara menggunakan layanan tersebut secara bijak dan efektif.
BACA JUGA:Investasi Rp1,5 Triliun, RI Punya Maskapai Kargo Digital Pertama

Maka itu, upaya meningkatkan inklusi keuangan harus disertai dengan pemberian pendidikan dan pelatihan literasi keuangan yang memadai agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan dengan lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan finansial mereka.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia telah menunjukkan peningkatan dari 38,03% pada 2019, menjadi 49,68% pada 2022. Sementara itu indeks inklusi keuangan pada tahun 2022 mencapai 85,10% meningkat dibandingkan pada tahun 2019 yaitu 76,19%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzYxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Direktur PT Insight Investments Management (INSIGHT), Ria Meristika Warganda menyatakan bahwa pengetahuan akan investasi yang meliputi tujuan, risiko, hingga pengelolaannya menjadi hal yang sangat penting dipahami dalam literasi keuangan.
BACA JUGA:Jangan Cuma Ikut-ikutan, Investasi Aset Kripto Berisiko Tinggi

&amp;ldquo;Di tengah kepekaan masyarakat terhadap aspek keuangan yang meningkat, penting bagi individu untuk memahami bagaimana mengelola investasi dengan baik dan menggunakan strategi yang tepat,&amp;rdquo; ujar Ria dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/3/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
