<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Obesitas Sedunia: Saatnya Orang Berhenti Menyalahkan Penderita</title><description>Diharapkan, para penderita obesitas mendapatkan bantuan bukan malah dipermalukan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/03/06/620/2776206/hari-obesitas-sedunia-saatnya-orang-berhenti-menyalahkan-penderita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/03/06/620/2776206/hari-obesitas-sedunia-saatnya-orang-berhenti-menyalahkan-penderita"/><item><title>Hari Obesitas Sedunia: Saatnya Orang Berhenti Menyalahkan Penderita</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/03/06/620/2776206/hari-obesitas-sedunia-saatnya-orang-berhenti-menyalahkan-penderita</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/03/06/620/2776206/hari-obesitas-sedunia-saatnya-orang-berhenti-menyalahkan-penderita</guid><pubDate>Senin 06 Maret 2023 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/06/620/2776206/hari-obesitas-sedunia-saatnya-orang-berhenti-menyalahkan-penderita-656UYU1cxF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Obesitas. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/03/06/620/2776206/hari-obesitas-sedunia-saatnya-orang-berhenti-menyalahkan-penderita-Nwp3dRgQgd.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/06/620/2776206/hari-obesitas-sedunia-saatnya-orang-berhenti-menyalahkan-penderita-656UYU1cxF.jpg</image><title>Ilustrasi Obesitas. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>OBESITAS merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menyerang orang-orang di seluruh dunia. Obesitas memang terjadi karena gaya hidup tidak sehat, tapi juga karena faktor genetika atau faktor turunan.

Dirayakan pada tanggal 4 Maret, Hari Obesitas Sedunia dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran, mendorong advokasi, meningkatkan kebijakan, dan berbagi pengalaman. Diharapkan, para penderita obesitas mendapatkan bantuan bukan malah dipermalukan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun mengajak masyarakat dunia tidak lagi mempermalukan atau menyalahan penderita obesitas, karena kondisi itu terjadi bukan semerta-merta akibat gaya hidup. Menurut WHO, di Hari Obesitas Sedunia 2023 tidak boleh ada orang yang memandang penderita oebesitas sebelah mata.


BACA JUGA:
Momentum Hari Obesitas Sedunia 2023, WHO: Penderita Jangan Dipermalukan!


&quot;Banyak orang masih tidak sepenuhnya memahami akar penyebab obesitas. Padahal, penyebab masalah ini sangatlah kompleks, bukan hanya akibat gaya hidup yang salah,&quot; ungkap laman resmi WHO, dikutip MNC Portal .

Ya, akar penyebab obesitas itu kompleks, melibatkan faktor makanan, gaya hidup, genetik, psikologis, sosial budaya, ekonomi, bahkan lingkungan.

&quot;Sudah saatnya kita semua memutus siklus rasa malu dan menyalahkan penderita obesitas. Sebaiknya, kita atasi bersama masalah kesehatan yang kompleks ini,&quot; pesan WHO.</description><content:encoded>OBESITAS merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menyerang orang-orang di seluruh dunia. Obesitas memang terjadi karena gaya hidup tidak sehat, tapi juga karena faktor genetika atau faktor turunan.

Dirayakan pada tanggal 4 Maret, Hari Obesitas Sedunia dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran, mendorong advokasi, meningkatkan kebijakan, dan berbagi pengalaman. Diharapkan, para penderita obesitas mendapatkan bantuan bukan malah dipermalukan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun mengajak masyarakat dunia tidak lagi mempermalukan atau menyalahan penderita obesitas, karena kondisi itu terjadi bukan semerta-merta akibat gaya hidup. Menurut WHO, di Hari Obesitas Sedunia 2023 tidak boleh ada orang yang memandang penderita oebesitas sebelah mata.


BACA JUGA:
Momentum Hari Obesitas Sedunia 2023, WHO: Penderita Jangan Dipermalukan!


&quot;Banyak orang masih tidak sepenuhnya memahami akar penyebab obesitas. Padahal, penyebab masalah ini sangatlah kompleks, bukan hanya akibat gaya hidup yang salah,&quot; ungkap laman resmi WHO, dikutip MNC Portal .

Ya, akar penyebab obesitas itu kompleks, melibatkan faktor makanan, gaya hidup, genetik, psikologis, sosial budaya, ekonomi, bahkan lingkungan.

&quot;Sudah saatnya kita semua memutus siklus rasa malu dan menyalahkan penderita obesitas. Sebaiknya, kita atasi bersama masalah kesehatan yang kompleks ini,&quot; pesan WHO.</content:encoded></item></channel></rss>
