<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Deretan Orang yang Disarankan Tetap Memakai Masker</title><description></description><link>https://www.okezone.com/read/2023/03/21/620/2785029/ini-deretan-orang-yang-disarankan-tetap-memakai-masker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/03/21/620/2785029/ini-deretan-orang-yang-disarankan-tetap-memakai-masker"/><item><title>Ini Deretan Orang yang Disarankan Tetap Memakai Masker</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/03/21/620/2785029/ini-deretan-orang-yang-disarankan-tetap-memakai-masker</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/03/21/620/2785029/ini-deretan-orang-yang-disarankan-tetap-memakai-masker</guid><pubDate>Selasa 21 Maret 2023 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/21/620/2785029/ini-deretan-orang-yang-disarankan-tetap-memakai-masker-HCTPnEYWkk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Protokol Kesehatan. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/03/21/620/2785029/ini-deretan-orang-yang-disarankan-tetap-memakai-masker-BfszCRy8T0.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/21/620/2785029/ini-deretan-orang-yang-disarankan-tetap-memakai-masker-HCTPnEYWkk.jpg</image><title>Ilustrasi Protokol Kesehatan. (Foto: Freepik)</title></images><description>PEMERINTAH memang tidak lagi mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker jika merasa sehat. Meski demikian, bukan berarti virus Covid-19 telah menghilang dari Indonesia.

Ahli Paru Prof Agus Dwi Susanto menyebut, pada kenyataannya Covid-19 masih ada. Oleh karena itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun tetap mempertahankan status pandemi Covid-19.

BACA JUGA:
 Jangan Remehkan Covid-19! Virusnya Masih Ada di Masyarakat 


&quot;Covid-19 kasusnya sudah turun, tapi virusnya masih ada di antara kita. Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa ada kelompok orang yang rentan bergejala berat saat terinfeksi Covid-19,&quot; kata dia dalam webinar Pfizer Indonesia.

So, siapa saja orang yang rentan bergejala parah saat terinfeksi Covid-19? Menurut Dokter Spesialis Paru dr Irawaty Djaharuddin, Sp.P(K), faktor umum yang dapat menempatkan seseorang pada risiko tinggi Covid-19 di antaranya seseorang berusia 60 tahun ke atas, penderita diabetes tipe I dan II, maupun penderita penyakit imunosupresif.

&quot;Selain itu, orang obesitas, perokok aktif, dan penggunaan obat-obatan yang melemahkan sistem imun untuk waktu lama juga membuat mereka rentan bergejala serius saat terinfeksi Covid-19,&quot; kata dr Irawaty.

BACA JUGA:
 Kabar Baik, Jokowi: Indonesia Disebut Salah Satu Negara Terbaik Tangani Pandemi Covid-19 


Tak hanya itu, orang dengan penyakit paru kronis, hipertensi, penderita penyakit kardiovaskular, penderita ginjal kronis, dan penyakit anemia sel bulan sabit juga rentan terinfeksi Covid-19 gejala serius. Karenanya, menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu cara terbaik agar terhindar dari Covid-19.

&quot;Memahami status risiko merupakan bagian penting dalam melindungi diri dari gejala berat Covid-19. Punya satu faktor risiko saja dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gejala parah secara signifikan,&quot; tambah Sekretaris Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu.</description><content:encoded>PEMERINTAH memang tidak lagi mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker jika merasa sehat. Meski demikian, bukan berarti virus Covid-19 telah menghilang dari Indonesia.

Ahli Paru Prof Agus Dwi Susanto menyebut, pada kenyataannya Covid-19 masih ada. Oleh karena itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun tetap mempertahankan status pandemi Covid-19.

BACA JUGA:
 Jangan Remehkan Covid-19! Virusnya Masih Ada di Masyarakat 


&quot;Covid-19 kasusnya sudah turun, tapi virusnya masih ada di antara kita. Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa ada kelompok orang yang rentan bergejala berat saat terinfeksi Covid-19,&quot; kata dia dalam webinar Pfizer Indonesia.

So, siapa saja orang yang rentan bergejala parah saat terinfeksi Covid-19? Menurut Dokter Spesialis Paru dr Irawaty Djaharuddin, Sp.P(K), faktor umum yang dapat menempatkan seseorang pada risiko tinggi Covid-19 di antaranya seseorang berusia 60 tahun ke atas, penderita diabetes tipe I dan II, maupun penderita penyakit imunosupresif.

&quot;Selain itu, orang obesitas, perokok aktif, dan penggunaan obat-obatan yang melemahkan sistem imun untuk waktu lama juga membuat mereka rentan bergejala serius saat terinfeksi Covid-19,&quot; kata dr Irawaty.

BACA JUGA:
 Kabar Baik, Jokowi: Indonesia Disebut Salah Satu Negara Terbaik Tangani Pandemi Covid-19 


Tak hanya itu, orang dengan penyakit paru kronis, hipertensi, penderita penyakit kardiovaskular, penderita ginjal kronis, dan penyakit anemia sel bulan sabit juga rentan terinfeksi Covid-19 gejala serius. Karenanya, menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu cara terbaik agar terhindar dari Covid-19.

&quot;Memahami status risiko merupakan bagian penting dalam melindungi diri dari gejala berat Covid-19. Punya satu faktor risiko saja dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gejala parah secara signifikan,&quot; tambah Sekretaris Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu.</content:encoded></item></channel></rss>
