<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Fakta Mencengangkan Viral Menara Saidah, Menyala saat Maghrib hingga Mitos Kuntilanak Merah</title><description>Gedung terbengkalai yang dulunya bernama Menara Drassindo ini menjadi viral di media sosial.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/04/05/620/2793690/deretan-fakta-mencengangkan-viral-menara-saidah-menyala-saat-maghrib-hingga-mitos-kuntilanak-merah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/04/05/620/2793690/deretan-fakta-mencengangkan-viral-menara-saidah-menyala-saat-maghrib-hingga-mitos-kuntilanak-merah"/><item><title>Deretan Fakta Mencengangkan Viral Menara Saidah, Menyala saat Maghrib hingga Mitos Kuntilanak Merah</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/04/05/620/2793690/deretan-fakta-mencengangkan-viral-menara-saidah-menyala-saat-maghrib-hingga-mitos-kuntilanak-merah</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/04/05/620/2793690/deretan-fakta-mencengangkan-viral-menara-saidah-menyala-saat-maghrib-hingga-mitos-kuntilanak-merah</guid><pubDate>Rabu 05 April 2023 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/05/620/2793690/deretan-fakta-mencengangkan-viral-menara-saidah-menyala-saat-maghrib-hingga-mitos-kuntilanak-merah-d28YLYZA5v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/04/05/620/2793690/deretan-fakta-mencengangkan-viral-menara-saidah-menyala-saat-maghrib-hingga-mitos-kuntilanak-merah-RGnUCTnZWT.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/05/620/2793690/deretan-fakta-mencengangkan-viral-menara-saidah-menyala-saat-maghrib-hingga-mitos-kuntilanak-merah-d28YLYZA5v.jpg</image><title>Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS8xLzE2NDcyMC81L3g4ampoM2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menara Saidah di Jalan MT Haryono, Jakarta, Indonesia masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Gedung terbengkalai yang dulunya  bernama Menara Drassindo ini menjadi viral di media sosial karena terlihat menyala merah saat senja atau masuk waktu Magrib.

BACA JUGA:
Ini Alasan Menara Saidah Jadi Gedung Kosong, Beneran Miring?

Fenomena itu dianggap tak biasa, sebab selama ini Menara Saidah diketahui sudah lama ditinggalkan. Gedung pencakar langit di Pancoran, Jakarta Selatan itu sudah lama ditinggalkan penghuninya dan terbengkalai sejak 2007.

1. Viral

Video singkat Menara Saidah tampak merah itu diunggah oleh akun @love_jkt. Sang pemilik akun menuliskan kondisi Menara Saidah yang tampak menyala. &quot;Menara Saidah Menyala merah. Sering lihat juga,&quot; tulisnya.
2. Mitos Kuntilanak Merah
Perempuan indigo, Furi Harun, menyebut, Menara Saidah memang sudah jadi rumah bagi kuntilanak merah.
Furi menjelaskan bahwa dirinya dan Komunitas Indigo pernah melakukan observasi mengenai hantu kuntilanak merah Menara Saidah pada 28 Mei hingga 12 September 2019.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menyala saat Maghrib, Benarkah Menara Saidah Dihuni Kuntilanak Merah?

3. Biaya Pembangunan Menara Saidah
&amp;nbsp;
Menara Saidah diketahui bernama Gracindo saat dimiliki oleh PT Mustika Ratu atas nama Mooryati Soedibyo.
Gedung yang dibangun selama 3 tahun (1995-1998) itu memiliki 28 tingkat dengan 24 lantai, 2 basement, dan 2 semi basement. Saat itu, ongkos pembangunan Menara Saidah mencapai Rp100 miliar.

Gedung yang dibuat PT Hutama Karya dan menjadi gedung tinggi pertama yang dibangun oleh kontraktor tersebut disebut-sebut memiliki masalah pada bagian pondasi bangunan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS8xLzE2NDcyMC81L3g4ampoM2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menara Saidah di Jalan MT Haryono, Jakarta, Indonesia masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Gedung terbengkalai yang dulunya  bernama Menara Drassindo ini menjadi viral di media sosial karena terlihat menyala merah saat senja atau masuk waktu Magrib.

BACA JUGA:
Ini Alasan Menara Saidah Jadi Gedung Kosong, Beneran Miring?

Fenomena itu dianggap tak biasa, sebab selama ini Menara Saidah diketahui sudah lama ditinggalkan. Gedung pencakar langit di Pancoran, Jakarta Selatan itu sudah lama ditinggalkan penghuninya dan terbengkalai sejak 2007.

1. Viral

Video singkat Menara Saidah tampak merah itu diunggah oleh akun @love_jkt. Sang pemilik akun menuliskan kondisi Menara Saidah yang tampak menyala. &quot;Menara Saidah Menyala merah. Sering lihat juga,&quot; tulisnya.
2. Mitos Kuntilanak Merah
Perempuan indigo, Furi Harun, menyebut, Menara Saidah memang sudah jadi rumah bagi kuntilanak merah.
Furi menjelaskan bahwa dirinya dan Komunitas Indigo pernah melakukan observasi mengenai hantu kuntilanak merah Menara Saidah pada 28 Mei hingga 12 September 2019.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menyala saat Maghrib, Benarkah Menara Saidah Dihuni Kuntilanak Merah?

3. Biaya Pembangunan Menara Saidah
&amp;nbsp;
Menara Saidah diketahui bernama Gracindo saat dimiliki oleh PT Mustika Ratu atas nama Mooryati Soedibyo.
Gedung yang dibangun selama 3 tahun (1995-1998) itu memiliki 28 tingkat dengan 24 lantai, 2 basement, dan 2 semi basement. Saat itu, ongkos pembangunan Menara Saidah mencapai Rp100 miliar.

Gedung yang dibuat PT Hutama Karya dan menjadi gedung tinggi pertama yang dibangun oleh kontraktor tersebut disebut-sebut memiliki masalah pada bagian pondasi bangunan.</content:encoded></item></channel></rss>
