<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Produsen Ini Rebut Potensi Pasar Sepeda Listrik dan Motor Listrik Indonesia</title><description>Produsen sepeda dan kendaraan listrik roda dua PT Terang Dunia Internusa (TDI) siap merebut potensi pangsa pasar kendaraan listrik.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/08/13/620/2863486/cara-produsen-ini-rebut-potensi-pasar-sepeda-listrik-dan-motor-listrik-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/08/13/620/2863486/cara-produsen-ini-rebut-potensi-pasar-sepeda-listrik-dan-motor-listrik-indonesia"/><item><title>Cara Produsen Ini Rebut Potensi Pasar Sepeda Listrik dan Motor Listrik Indonesia</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/08/13/620/2863486/cara-produsen-ini-rebut-potensi-pasar-sepeda-listrik-dan-motor-listrik-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/08/13/620/2863486/cara-produsen-ini-rebut-potensi-pasar-sepeda-listrik-dan-motor-listrik-indonesia</guid><pubDate>Minggu 13 Agustus 2023 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/13/620/2863486/cara-produsen-ini-rebut-potensi-pasar-sepeda-listrik-dan-motor-listrik-indonesia-jj6Lo8IIqt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Potensi Motor Listrik di Indoensia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/08/13/620/2863486/cara-produsen-ini-rebut-potensi-pasar-sepeda-listrik-dan-motor-listrik-indonesia-PXOPgIyfL1.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/13/620/2863486/cara-produsen-ini-rebut-potensi-pasar-sepeda-listrik-dan-motor-listrik-indonesia-jj6Lo8IIqt.jpg</image><title>Potensi Motor Listrik di Indoensia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Produsen sepeda dan kendaraan listrik roda dua PT Terang Dunia Internusa (TDI) siap merebut potensi pangsa pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia dan global yang sejalan dengan target pengurangan emisi karbon melalui strategi end-to-end melalui merek ternama United.
Indonesia menegaskan komitmen mengurangi emisi karbon untuk menjaga kenaikan suhu global dengan menaikkan target enhanced nationally determined contribution (E-NDC) menjadi 32% atau setara dengan 912 juta ton karbon dioksida (CO2) pada 2030. Target ini lebih tinggi dari sebelumnya pengurangan emisi karbon 29% atau setara dengan 835 juta ton CO2.

BACA JUGA:
Stafsus Sri Mulyani Sentil Faisal Basri soal Hilirisasi Nikel Untungkan China: Anda Keliru!

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat apabila Indonesia hanya melakukan business as usual dan tidak melakukan perubahan untuk pengurangan bahan bakar fosil maka akan memproduksi 1,5 gigaton CO2 pada 2060.
Indonesia telah mengambil serangkaian langkah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat mulai dari konversi BBM ke LNG, mengurangi pembangkit berbahan bakar batu bara, hingga konversi kendaraan bermotor menjadi listrik.

BACA JUGA:
Tak Hanya Tesla, Menperin Sebut Insentif Diberikan untuk Seluruh Produsen Mobil Listrik

Mengutip dari Laporan Climate Transparency, Membandingkan Aksi Iklim G20 Menuju Net Zero yang dirilis pada 2021 menyebut emisi dari sektor transportasi menyumbang 27% dari emisi CO2 terkait energi di Indonesia. Pasalnya, sektor ini didominasi oleh bahan bakar fosil pada 2019.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Produsen sepeda dan kendaraan listrik roda dua PT Terang Dunia Internusa (TDI) siap merebut potensi pangsa pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia dan global yang sejalan dengan target pengurangan emisi karbon melalui strategi end-to-end melalui merek ternama United.
Indonesia menegaskan komitmen mengurangi emisi karbon untuk menjaga kenaikan suhu global dengan menaikkan target enhanced nationally determined contribution (E-NDC) menjadi 32% atau setara dengan 912 juta ton karbon dioksida (CO2) pada 2030. Target ini lebih tinggi dari sebelumnya pengurangan emisi karbon 29% atau setara dengan 835 juta ton CO2.

BACA JUGA:
Stafsus Sri Mulyani Sentil Faisal Basri soal Hilirisasi Nikel Untungkan China: Anda Keliru!

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat apabila Indonesia hanya melakukan business as usual dan tidak melakukan perubahan untuk pengurangan bahan bakar fosil maka akan memproduksi 1,5 gigaton CO2 pada 2060.
Indonesia telah mengambil serangkaian langkah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat mulai dari konversi BBM ke LNG, mengurangi pembangkit berbahan bakar batu bara, hingga konversi kendaraan bermotor menjadi listrik.

BACA JUGA:
Tak Hanya Tesla, Menperin Sebut Insentif Diberikan untuk Seluruh Produsen Mobil Listrik

Mengutip dari Laporan Climate Transparency, Membandingkan Aksi Iklim G20 Menuju Net Zero yang dirilis pada 2021 menyebut emisi dari sektor transportasi menyumbang 27% dari emisi CO2 terkait energi di Indonesia. Pasalnya, sektor ini didominasi oleh bahan bakar fosil pada 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
