<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Cara Berdayakan Petani dengan AI</title><description>Pemerintah Korea dan Indonesia meluncurkan platform Ekonomi Digital Hijau (GDEP) di Seoul, Korea Selatan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/09/14/620/2883125/ini-cara-berdayakan-petani-dengan-ai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/09/14/620/2883125/ini-cara-berdayakan-petani-dengan-ai"/><item><title>Ini Cara Berdayakan Petani dengan AI</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/09/14/620/2883125/ini-cara-berdayakan-petani-dengan-ai</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/09/14/620/2883125/ini-cara-berdayakan-petani-dengan-ai</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 19:10 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/620/2883125/ini-cara-berdayakan-petani-dengan-ai-xadIWdebrO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Cara Berdayakan Petani dengan AI. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/09/14/620/2883125/ini-cara-berdayakan-petani-dengan-ai-Pd2VgUyexF.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/620/2883125/ini-cara-berdayakan-petani-dengan-ai-xadIWdebrO.jpg</image><title>Ini Cara Berdayakan Petani dengan AI. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU2OS81L3g4bzFuNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah Korea dan Indonesia meluncurkan platform Ekonomi Digital Hijau (GDEP) di Seoul, Korea Selatan.
Acara itu dihadiri oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, pendiri HumanX / DQ Institute Yuhyun Park serta Ketua Komisi Presidensial untuk Netralitas Karbon dan Pertumbuhan Kim Sang-Hyup.

BACA JUGA:
Digitalisasi Pertanian, Ini Manfaatnya bagi Petani Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Peluncuran ini dalam rangka KTT ASEAN-Republik Korea ke-24 yang diadakan pada 6 September lalu yang menghasilkan kesepakatan untuk mempromosikan ekonomi hijau dan digital, ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, serta netralitas karbon di kawasan.

GDEP adalah platform inovasi dan kolaborasi bisnis yang menyelaraskan ekonomi digital dan keberlanjutan dengan memelopori model 'cross economy', yang melampaui kerangka &amp;lsquo;circular economy tradisional.

BACA JUGA:
Kisah Endi Apendi Bikin Cuan 96 Petani dari Klaster Kebon Sayur

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi Korea, pasar dan sumber daya Indonesia yang luas, serta riset dan investasi global, GDEP siap mendorong inovasi digital yang transformatif di bidang teknologi pertanian, teknologi iklim, dan perdagangan karbon. Dampak beragam pada ekonomi digital dan keberlanjutan akan dipantau melalui Indeks Digital-ESG, yang dipelopori oleh Taskforce on Digital-related Financial Disclosure.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU2OS81L3g4bzFuNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah Korea dan Indonesia meluncurkan platform Ekonomi Digital Hijau (GDEP) di Seoul, Korea Selatan.
Acara itu dihadiri oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, pendiri HumanX / DQ Institute Yuhyun Park serta Ketua Komisi Presidensial untuk Netralitas Karbon dan Pertumbuhan Kim Sang-Hyup.

BACA JUGA:
Digitalisasi Pertanian, Ini Manfaatnya bagi Petani Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Peluncuran ini dalam rangka KTT ASEAN-Republik Korea ke-24 yang diadakan pada 6 September lalu yang menghasilkan kesepakatan untuk mempromosikan ekonomi hijau dan digital, ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, serta netralitas karbon di kawasan.

GDEP adalah platform inovasi dan kolaborasi bisnis yang menyelaraskan ekonomi digital dan keberlanjutan dengan memelopori model 'cross economy', yang melampaui kerangka &amp;lsquo;circular economy tradisional.

BACA JUGA:
Kisah Endi Apendi Bikin Cuan 96 Petani dari Klaster Kebon Sayur

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi Korea, pasar dan sumber daya Indonesia yang luas, serta riset dan investasi global, GDEP siap mendorong inovasi digital yang transformatif di bidang teknologi pertanian, teknologi iklim, dan perdagangan karbon. Dampak beragam pada ekonomi digital dan keberlanjutan akan dipantau melalui Indeks Digital-ESG, yang dipelopori oleh Taskforce on Digital-related Financial Disclosure.</content:encoded></item></channel></rss>
