<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa ketika Stres Orang Suka Makan Banyak?</title><description>Stres yang timbul sesekali dan tidak berlangsung lama kemungkinan tidak akan menimbulkan efek yang signifikan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2023/10/11/620/2899413/kenapa-ketika-stres-orang-suka-makan-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2023/10/11/620/2899413/kenapa-ketika-stres-orang-suka-makan-banyak"/><item><title>Kenapa ketika Stres Orang Suka Makan Banyak?</title><link>https://www.okezone.com/read/2023/10/11/620/2899413/kenapa-ketika-stres-orang-suka-makan-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2023/10/11/620/2899413/kenapa-ketika-stres-orang-suka-makan-banyak</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Chindy Aprilia Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/620/2899413/kenapa-ketika-stres-orang-suka-makan-banyak-2b6mgCPL9S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stres karena Pekerjaan. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2023/10/11/620/2899413/kenapa-ketika-stres-orang-suka-makan-banyak-2pIltevDfL.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/620/2899413/kenapa-ketika-stres-orang-suka-makan-banyak-2b6mgCPL9S.jpg</image><title>Stres karena Pekerjaan. (Foto: Freepik)</title></images><description>KESIBUKAN dan tingginya aktivitas tentu saja membuat orang lelah, ditambah dengan kemacetan dan segala macam masalah di tempat kerja tentu saja bisa membuat seseorang menjadi stres. Ketika stres, banyak masalah kesehatan yang bisa menyerang.

Tapi selain menyebabkan masalah kesehatan, stres ternyata juga memengaruhi napsu makan seseorang loh. Perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator, Rizal Do menjelaskan ada salah satu studi Yau dan Potenza (2013) kondisi seperti ini dapat menimbulkan efek.

BACA JUGA:
5 Minuman Tonik Efektif Atasi Stres dan Kecemasan


&amp;ldquo;Jadi, stres tuh reaksi tubuh saat ada hal yang bikin kita keganggu baik fisik maupun psikis. Misal stres karena sakit atau stres karena masalah sosial, macam putus cinta, beban kerja, berduka, dan lain-lain,&amp;rdquo; kata Rizal Do, dikutip dalam akun X miliknya @afrkml.

Stres yang timbul sesekali dan tidak berlangsung lama kemungkinan tidak akan menimbulkan efek yang signifikan. Akan tetapi jika stres yang timbul berlarut-larut ditambah justru hal itu yang menjadi bahaya.

BACA JUGA:
Intip Potret Rumah Beddu yang Bakal Dijual Seharga Rp5,5 Miliar, Diduga Gegara Terlilit Pinjol 


Menurutnya, stres dapat berpengaruh terjadap pola makan seseorang. Kebiasaan makan yang bisa saja berubah karena adanya faktor stres, dinamakan dengan istilah hiperfagia jika makannya menjadi banyak, dan hipofagia jika makannya malah berkurang, namun dalam hal ini tidak menutup kemungkinan juga bahwa seseorang tetap makan seperti biasa.

&amp;ldquo;Ini agak rumit soalnya tiap orang beda-beda. Tapi, banyak penelitian yang nunjukin kalau saat stress, kita cenderung milih makanan yang enak-enak, seperti makanan manis atau berlemak,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>KESIBUKAN dan tingginya aktivitas tentu saja membuat orang lelah, ditambah dengan kemacetan dan segala macam masalah di tempat kerja tentu saja bisa membuat seseorang menjadi stres. Ketika stres, banyak masalah kesehatan yang bisa menyerang.

Tapi selain menyebabkan masalah kesehatan, stres ternyata juga memengaruhi napsu makan seseorang loh. Perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator, Rizal Do menjelaskan ada salah satu studi Yau dan Potenza (2013) kondisi seperti ini dapat menimbulkan efek.

BACA JUGA:
5 Minuman Tonik Efektif Atasi Stres dan Kecemasan


&amp;ldquo;Jadi, stres tuh reaksi tubuh saat ada hal yang bikin kita keganggu baik fisik maupun psikis. Misal stres karena sakit atau stres karena masalah sosial, macam putus cinta, beban kerja, berduka, dan lain-lain,&amp;rdquo; kata Rizal Do, dikutip dalam akun X miliknya @afrkml.

Stres yang timbul sesekali dan tidak berlangsung lama kemungkinan tidak akan menimbulkan efek yang signifikan. Akan tetapi jika stres yang timbul berlarut-larut ditambah justru hal itu yang menjadi bahaya.

BACA JUGA:
Intip Potret Rumah Beddu yang Bakal Dijual Seharga Rp5,5 Miliar, Diduga Gegara Terlilit Pinjol 


Menurutnya, stres dapat berpengaruh terjadap pola makan seseorang. Kebiasaan makan yang bisa saja berubah karena adanya faktor stres, dinamakan dengan istilah hiperfagia jika makannya menjadi banyak, dan hipofagia jika makannya malah berkurang, namun dalam hal ini tidak menutup kemungkinan juga bahwa seseorang tetap makan seperti biasa.

&amp;ldquo;Ini agak rumit soalnya tiap orang beda-beda. Tapi, banyak penelitian yang nunjukin kalau saat stress, kita cenderung milih makanan yang enak-enak, seperti makanan manis atau berlemak,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
