Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masjidil Haram Dibuka, Indonesia Tunggu Kepastian Haji

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Senin 04 Mei 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 04 620 2208911 masjidil-haram-dibuka-indonesia-tunggu-kepastian-haji-Zh8fyGY7Jt.jpeg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

KABAR gembira buat seluruh umat Muslim di dunia, Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah akan segera dibuka. Dengan demikian peluang untuk menjalankan ibadah haji yang sangat menipis, kini kembali terbuka.

Kepastian bakal dibukanya Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi datang langsung dari Imam Besar Masjidil Haram Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais. Ia mengatakan nantinya umat Islam sudah bisa beribadah di dua tempat suci tersebut. Bahkan saat ini, kedua masjid suci ini sudah dibuka secara terbatas.

"Hari-hari itu akan segera tiba, ketika kesedihan berhasil diusir, dan umat Islam akan kembali ke dua masjid paling suci untuk tawaf (mengeliling Ka'bah), sa'i (ritual berlari kecil sebanyak tujuh kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya), serta shalat di Al-Rawdah Sharif dan menyapa Nabi Muhammad SAW," ujar sebagaimana dilansir dari Saudigazette pada Kamis 30 April 2020.

Al-Sudais menambahkan, semuanya akan kembali seperti sedia kala ketika Allah SWT telah mengizinkan. Namun untuk sementara ini, pihaknya dan Kerajaan Arab Saudi masih harus memastikan seluruh area benar-benar bersih dari virus corona (COVID-19).

Maka dari itu, Al Sudais mengimbau umat Muslim untuk tetap bersabar, tidak tergesa-gesa, serta senantiasa mengikuti kebijakan social distancing demi mencegah penyebaran virus corona.

Baca Juga: Masjidil Haram Segera Dibuka, Imam Besar Al Sudais: Hari-Hari Itu Akan Tiba

Sementara Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi dalam pernyataan tertulis di Twitter juga memastikan Masjidil Haram akan kembali dibuka dalam waktu dekat.

"Insya Allah, di bawah kepemimpinan pemerintah kita yang bijaksana, dan sejalan dengan komitmen kita untuk mematuhi prosedur dan instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas yang kompeten, Makkah akan dibuka dalam waktu dekat ini. Umat Islam dari seluruh penjuru dunia dapat berkunjung dan kembali melaksanakan ibadah di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi di Madinah," demikian pernyataan Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi.

Lalu akankah pembukaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melanggengkan ibadah haji 2020? Kementerian Agama (Kemenag) masih menunggu keputusan resmi Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji 1441 H.

Pandemi COVID-19 yang berlangsung di seluruh dunia membuat Kementerian Haji Arab Saudi sampai saat ini belum memutuskan pelaksanaan ibadah tersebut. "Belum ada (keputusan)," ujar Juru Bicara Kemenag Oman Fathurahman kepada Okezone pada Kamis 30 April 2020.

Kemenag juga masih terus menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi itu.

Sebelumnya, Dirjen Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali menyebut bahwa Pemerintah Arab Saudi akan mengumumkan apakah menggelar pelaksanaan ibadah haji atau tidak pada akhir April 2020. Namun berdasarkan pantauan Okezone hingga Senin (4/5/2020), Arab Saudi belum memberikan kepastian.

Baca Juga: Arab Saudi Sebut Insya Allah Makkah Akan Dibuka

Meski demikian Kemenag tetap menyiapkan pemberangkatan jamaah haji 2020. Sebagai gambaran, pemerintah tetap melayani pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH).

Masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2020 untuk jamaah haji reguler dan khusus tahap I berakhir pada Kamis 30 April. Hingga Rabu 29 April 2020 tercatat 177.785 jamaah haji reguler dan 12.720 jamaah khusus sudah melunasinya.

"Sampai sehari menjelang ditutupnya masa pelunasan Bipih Reguler tahap pertama, sudah ada 177.785 atau 87,44% calon jemaah haji yang melakukan pelunasan," ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama RI, Muhajirin Yanis di Jakarta.

Kuota Haji Indonesia sendiri untuk 2020 berjumlah 221.000 yang terdiri dari kuota haji reguler 203.320 jamaah dan kuota haji khusus 17.680 orang.

Baca Juga: Imam Besar Masjidil Haram Sebut Virus Corona Ujian dari Allah, Muslim Harus Sabar

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini