Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Corona Masih Tinggi, Mari Baca Qunut Nazilah Lagi

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 13 Juni 2020 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 13 620 2229539 kasus-corona-masih-tinggi-mari-baca-qunut-nazilah-lagi-TGUf4Ol5Mj.jpg Ilustrasi berdoa (Foto IBtimesindia)

INDONESIA belum aman dari virus corona. Jumlah orang terinfeksi Covid-19 masih tinggi bahkan kini kasus terbaru positif corona lebih 1.000 orang per hari. Hari ini, kasus terbaru Covid-19 mencapai 1.014 orang, sehingga total jadi 37.420 orang.

Dengan masih banyaknya kasus corona, tentu saja masyarakat harus tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan. Hal lain yang tak kalah penting adalah berdoa, bermohon kepada Allah agar dijauhkan dari serangan corona dan segala malapetaka.

Baca juga: Jangan Malas Baca Alquran karena Pahalanya Berlipat Ganda, Ini Dalilnya

Karena corona merupakan wabah sekaligus musibah bagi umat manusia, maka umat Islam dianjurkan membaca Qunut Nazilah yang salah satu keutamaannya adalah penangkal bala.

Beberapa waktu lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan imbauan agar membaca Qunut Nazilah di tiap sholat fardhu.

"Dalam Salat Fardhu diselingi dengan doa kepada Allah SWT penuh khusuk dan juga tambahkan dalam rentang Salat Fardhu dengan Qunut Nazilah, disamping itu pelaksanaan ibadah, qunut yang dibaca secara khusus karena ada masalah wabah Covid-19," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Asrorun Niam.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari disebutkan, "Rasulullah, melakukan qunut selama sebulan ketika para penghafal Alquran dibunuh."

Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia, Ustadz Fauzan Amin mengatakan, qunut dimaksud adalah Qunut Nazilah. "Qunut yang dilakukan ketika ada musibah dan bencana, yaitu yang dinamakan qunut nazilah."

Berikut doa Qunut Nazilah:

 "Allaahummahdii fiiman hadaiyt. Wa 'aafinaa fiiman 'aafaiyt. Wa tawallani fiiman tawallaiyt. Wa baarikli fiimaa a'thoiyt. Wa qini syarro maa qodloiyt. Fainnaka taqdlii walaa yuqdloo 'alaiyk. Wa innahu laa yadzillu man waalayt. Wa laa ya'izzu man 'aadaiyt. Tabaarokta robbanaa wa ta'aalaiyt. Fa lakal hamdu 'alaa maa qodloiyt. Astaghfiruka allahumma wa atuubu ilaiyk."

"Allaahummadfa' 'annal gholaa'a wal balaa'a wal wabaa' wal Fahsyaa'a wal munkar was suyuufal mukhtalifata wasy ssyadaaida wal mihan maa zhoharo minhaa wa maa bathona mim balainaa hadzaa khoosshoh, wa min buldaanil muslimiina 'aammatan innaka 'alaa kulli syaiin qadiir."

"Wa shallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin walkhamdulillahirabbil 'alamiin."

Baca juga: Kisah Menarik di Balik Munculnya Adzan sebagai Panggilan Sholat

Artinya: Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.

Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.

Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini