Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penambahan Kasus Corona di DKI selama Masa PSBB

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 620 2232047 perpanjangan-psbb-diputuskan-hari-ini-berikut-penambahan-kasus-corona-di-dki-M2ArYKvp3J.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (BNPB)

JAKARTA – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta telah diberlakukan sejak 5 Juni 2020 hingg hari ini. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memutuskan pemberlakuan PSBB transisi hingga akhir Juni 2020. Sementara itu, hingga saat ini, Ibu Kota masih menjadi wilayah paling tinggi dalam kasus positif virus corona. Dari data penambahan terakhir pada 17 Juni 2020, DKI tercatat 9.349 kasus positif Covid-19. Lalu, kasus sembuh sebanyak 4.445 dan meninggal dunia 563.

PSBB masa transisi kali ini merupakan yang keempat, sejak pertama kali diterapkan pada 10 April 2020 guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Pemprov DKI kemudian melanjutkan kembali PSBB tahap kedua hingga 22 Mei 2020. Tahapan PSBB kemudian diperpanjang kembali hingga 4 Juni 2020.

“Kami di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kita memutuskan untuk menetapkan satus PSBB di DKI Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi,” kata Anies dalam konferensi pers secara live streaming, Kamis 4 Juni 2020 lalu.

Berbekal Data Epidemiologi Gubernur Anies Harap Bisa Akhiri PSBB Jakarta

Jika dilihat dari angka penambahan kasus positif Covid-19, DKI masih terus menjadi wilayah yang tertinggi dalam tren penyebaran virus corona.

Dalam penelusuran Okezone dari situs corona.jakarta.go.id, pada 10 April 2020 atau hari pertama PSBB tahap satu, ditemukan 91 kasus positif Covid-19. Penambahan kasus positif Covid-19 kemudian fluktuatif. Namun, pada 16 April, penambahan kasus positif Covid-19 memecahkan rekor saat itu yakni dengan 223 kasus.

Kemudian penambahan kasus positif di Ibu Kota kembali fluktuatif. Namun, pada hari terakhir PSBB tahap satu, jumlah kasus positif baru berada di angka 99.

Pada PSBB tahap kedua yakni 25 April hingga 22 Mei 2020, kasus positif Covid-19 masih terus bertambah. Puncaknya pada 182 kasus pada 11 Mei, 180 kasus pada 14 Mei dan 169 kasus pada 5 Mei.

Sementara itu, penambahan kasus harian Covid-19 terjadi secara fluktuatif yakni di bawah hingga di atas 100 kasus. Pada hari terakhir PSBB tahap kedua, terjadi penambahan 96 kasus pada 22 Mei.

Pada PSBB tahap ketiga yakni 23 Mei hingga 4 Juni, penambahan kasus terbanyak terjadi pada 27 Mei dengan 137 kasus baru, disusul 127 kasus baru pada 23 Mei 124 pada 29 Mei. Lalu, penambahan kasus terendah terjadi pada 26 Mei dan 4 Juni dengan 61 kasus baru.

Anies kemudian memperpanjang PSBB dan disebut sebagai masa transisi untuk new normal pada 5 Juni hingga akhir bulan. Pada periode ini, penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pada 9 Juni, penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 kembali memecahkan rekor dengan 293 kasus. Penambahan kasus paling sedikit terjadi pada 12 Juni dengan 76 kasus.

Baca Juga : Sudah Siapkah DKI Jakarta Menuju New Normal?

Hingga kini, Anies belum diketahui apakah akan kembali memperpanjang PSBB atau tidak. Meskipun pada masa PSBB transisi ini, aktivitas masyarakat agak sedikit dilonggarkan. Misalnya, aktivitas perkantoran mulai diaktifkan, layanan transportasi publik mulai berjalan, dan mal atau pusat perbelanjaan sudah beroperasi dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan.

Baca Juga : Anies Akan Evaluasi Pembukaan 80 Mal di Jakarta

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini