Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Surplus Neraca Perdagangan Juni 2020, Kinerja Ekspor RI Menggembirakan

Natasha Oktalia, Jurnalis · Minggu 19 Juli 2020 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 18 620 2248587 5-fakta-surplus-neraca-perdagangan-juni-2020-kinerja-ekspor-ri-menggembirakan-rEjsgKPIwF.jpg Ekspor-Impor di Pelabuhan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 mengalami surplus USD1,27 miliar. Dengan ekspor naik tipis menjadi USD12,03 miliar dan impor turun 6,3% sepanjang Juni 2020.

BPS menilai kinerja ekspor Indonesia masih positif. Sementara peningkatan impor terjadi paling tinggi pada non migas.

Okezone pun merangkum fakta-fakta terkait neraca perdagangan yang perhatian pada Juni 2020, Minggu (19/7/2020).

1. Surplus Neraca Perdagangan RI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juni tercatat surplus USD1,27 miliar. Surplus terjadi karena nilai ekspor lebih besar dari impor.

Kepala BPS Suhariyanto merinci, ekspor Indonesia per Juni 2020 mencapai USD12,03 milar. Sedangkan impor selama Juni adalah USD10,76 miliar, naik 27,56% dibanding Mei 2020.

"Peningkatan tinggi terjadi di impor non migas. Namun ekspor masih cukup positif," kata Suhariyanto.

2. Awas Covid-19

Kepala BPS Suhariyanto menilai, surplus ini juga perlu diperhatikan. Lantaran masih ada virus corona (Covid-19) yang mana masih membayangi kinerja perdagangan di setiap negara.

"Tapi surplus ini juga perlu dipertahankan karena covid ini masih membayangi kinerja perdagangan di setiap negara," katanya.

3. Ekspor Industri Pengolahan Meningkat

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juni 2020 terhadap Mei 2020 terjadi pada mesin dan perlengkapan elektrik sebesar USD197,2 juta (39,39%), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar USD42,6 juta (16,74%).

"Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari-Juni 2020 turun 0,41% dibanding periode yang sama tahun 2019, demikian juga ekspor hasil tambang dan lainnya turun 20,71%, sementara ekspor hasil pertanian naik 9,60%," kata Kepala BPS.

4. Kinerja Ekspor Menggembirakan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia mencapai USD12,03 milar per Juni 2020. Capaian ini meningkat 15,09% dibanding ekspor Mei 2020. Demikian juga dibanding Juni 2019 meningkat 2,28%

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, ekspor Juni meningkat 15,09% dibandingkan bulan Mei 2020 yang mencapai USD10,53 miliar.

"Kinerja ekspor bulan Juni ini menggembirakan karena meningkat dibandingkan bulan sebelumnya," ujar Suhariyanto.

5. 3 Negara Pemasok Impor ke Indonesia

Peningkatan impor nonmigas terbesar Juni 2020 dibandingkan Mei 2020 adalah golongan mesin dan peralatan mekanis senilai USD432,4 juta (33,98%), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan pupuk senilai USD38,7 juta (31,34%).

Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Juni 2020 adalah Tiongkok senilai USD18,14 miliar (28,63%), Jepang USD6,09 miliar (9,61%), dan Singapura USD4,21 miliar (6,64%). Impor nonmigas dari ASEAN USD12,27 miliar (19,37%) dan Uni Eropa USD5,00 miliar (7,89%).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini