Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ulama Berperan Sosialisasi Cegah Covid-19 secara Tatap Muka

Jum'at 31 Juli 2020 20:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 620 2255168 ulama-berperan-sosialisasi-cegah-covid-19-secara-tatap-muka-3VO8AtTV0D.jpg Ilustrasi ulama. (Foto: Unsplash)

DEPUTI Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan mengatakan ulama memiliki peran dalam sosialisasi pencegahan virus corona (covid-19). Caranya melalui sosialisasi paling konvensional yaitu tatap muka. Peran ulama bisa dilakukan langsung dan dekat dengan masyarakat yang sulit terjamah media lain.

Ia mengatakan selama ini BNPB sudah melakukan sosialisasi melalui berbagai media seperti televisi, radio, media sosial, maupun koran. Namun masih belum cukup, karena sosialisasi tatap muka juga diperlukan.

Baca juga: Intip Perayaan Idul Adha di Kampung Mualaf Baduy 

"Tidak semua masyarakat Indonesia terpapar informasi dari empat media tadi, masih ada satu media yang menjadi harapan kita, media yang menjadi harapan kita itu adalah moda yang membutuhkan peran para ulama yaitu media konvensional, tatap muka, ketemuan ada pengajian, ngomong langsung di situ dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan," ungkap Lilik saat webinar bertajuk 'Revitalisasi Peran Ulama dalam Pencegahan Penularan Covid-19 di Era New Normal', Selasa 28 Juli 2020, dikutip dari MUI.or.id.

Ia menyatakan sosialisasi seperti ini sangat diperlukan untuk kesadaran masyarakat yang berkelanjutan. Meskipun protokol kesehatan mudah diucapkan dan dihafal, tidak mudah dipraktikkan, apalagi berkelanjutan.

"Tidak mudah bicara mengenai protokol kesehatan walaupun sejatinya sederhana saja yaitu pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun. Dulu ada gerakan cuci tangan pakai sabun oleh Kementerian Kesehatan, namun itu tidak mudah, padahal itu baru satu saja," ucapnya.

Lilik menyampaikan, sosialisasi seperti itu untuk mengubah kebiasaan lama masyarakat. Ini berguna sehingga penanganan covid-19 tidak hanya mengandalkan pemerintah.

Baca juga: KH Ma'ruf Amin: Mari Ambil Ibrah dari Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail 

"Kalau kemudian hanya pemerintah yang melakukan itu, tidak akan bisa dilakukan dengan baik dan masif dengan berkelanjutan, duitnya habis, ya selesai programnya," bebernya.

"Harapannya, mari kita bersama-sama, kita ikut melakukan edukasi, sosialisasi, dan mitigasi, karena tanpa dukungan semua pihak, ini tidak akan bisa jalan, jadi semua orang bisa sehat, tetapi ada satu orang yang positif corona, maka bisa dipastikan yang lain itu kemungkinan besar tertular," pungkasnya.

(han)

1
1
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini