Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Luhut: Wisman Belum Boleh Berlibur ke Indonesia Sampai Akhir 2020

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 620 2262188 luhut-wisman-belum-boleh-berlibur-ke-indonesia-sampai-akhir-2020-KoQMrbF3Un.jpg Ilustrasi. (Freepik)

PEMERINTAH telah sepakat fokus mendorong pergerakkan wisatawan domestik hingga akhir tahun. Hal tersebut dijelaskan secara gamblang oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut mengatakan, dengan diterapkannya strategi ini maka sejumlah destinasi wisata Indonesia dipastikan tak bakal menerima kedatangan turis dari mancanegara hingga akhir tahun nanti.

"Masalah turis asing, kami sampai akhir tahun belum akan terima. Biar saja kita konsolidasi dulu," kata Luhut saat menghadiri Rakornas Apindo 2020 secara virtual, Kamis 13 Agustus 2020.

Baca Juga: Pakai Baju Adat Sabu NTT di Sidang Tahunan MPR/DPR 2020, Gagahnya Pak Presiden Joko Widodo

luhut

Dia mengaku, sedang membenahi sektor wisatawan lokal dalam melakukan kunjungan wisata. Diharapkan hingga akhir tahun nanti jumlah masyarakat Indonesia yang berwisata mencapai 70%.

Pada kesempatan yang berbeda, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio juga menegaskan bahwa untuk saat ini pihaknya tengah berupaya membangkitkan kembali sendi-sendi di sektor pariwisata dengan mendorong pergerakan wisatawan nusantara.

"Wisman mungkin belum bisa masuk ke Indonesia. Masih butuh waktu, karena banyak negara yang masih mengalami tantangan ini itu dalam menghadapi Covid-19. Tetapi saya meyakini, setelah vaksin corona diproduksi dan didistribusikan semua akan jadi lebih baik," kata Wishnutama dalam webinar belum lama ini.

Untuk melancarkan upaya tersebut, Kemenparekraf telah mengeluarkan sejumlah program khusus guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan nusantara.

Dimulai dari meluncurkan program CHSE (Celanliness, Health, Selafey, Environment), kampanye Indonesia Care, dan bekerjasama dengan Key Opinion Leader (KOL) untuk membuat video panduan protokol kesehatan. Semua itu dilakukan karena pergerakan wisatawan nusantara sejatinya tidak kalah dengan wisatawan mancenagara.

Baca Juga: Ulang Tahun ke-50, Duh Sophia Latjuba Pamer Body Kekar Bikin Pusing

"Namun PR besar kita saat ini adalah menjaga dan menunjukkan bagaimana kita bisa menjalankan protokol kesehatan sebaik-baiknya. Kita harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa daerah wisata sudah layak dikunjungi dengan penerapan protokol kesehatan yang baik. Sehingga dapat membangkitkan kepercayaan masyarakat untuk kembali berwisata," tandasnya.

Ulang Tahun ke-50, Duh Sophia Latjuba Pamer Body Kekar Bikin Pusing

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini