Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Ekonomi RI Kuartal III Diprediksi Minus 2%, Resesikah?

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2020 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 30 620 2269874 fakta-ekonomi-ri-kuartal-iii-diprediksi-minus-2-resesikah-oX07uIgZCR.jpg Ekonomi Lesu (Shutterstock)

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 menjadi penentu akan resesi di Indonesia. Pasalnya, pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia minus 5,32%.

Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun memprediksi ekonomi Kuartal III-2020 masih downside risk. Di mana, masih menunjukan risiko yang nyata.

Oleh sebab itu, Jakarta, Senin (30/8/2020), berikut fakta-fakta perkiraan ekonomi di Kuartal III-2020:

 Baca juga: Indonesia di Tengah Resesi, Orang Kaya Tak Lagi Nongkrong

1. Menkeu Prediksi Ekonomi Kuartal III-2020 Masih Minus

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi kuartal III-2020 berada di kisran 0% hingga minus 2%. Hal ini merupakan imbas pandemi virus Covid-19.

"Kita memang melihat di kuartal III downside risk tetap menunjukkan risiko yang nyata, kuartal III outlook-nya antara 0% hingga negatif 2%," kata Sri Mulyani.

2. Prediksi Ekonomi 2020

Menteri Keuangan (Menkeu) mengatakan pandemi virus covid-19 masih akan menekan ekonomi Indonesia. Adapun resiko tekanan pada pasar keuangan belum pulih.

 Baca juga: Berada di Titik Terendah, Ekonomi Indonesia Bisa Bangkit pada Kuartal III-2020

Dirinya pun memproyeksi pada tahun 2020 bisa minus 1,1% hingga 0%. ""Kita memang melihat di kuartal III downside risk tetap menunjukkan risiko yang nyata," ujarnya.

3. Erick Thohir Harapkan Ekonomi Kuartal III-2020 Tak Minus 10%

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir berharap pertumbuhan ekonomi tidak mengalami negatif di kuartal III.

"Sama juga lihat tren ekonomi kalau mereka mulai minus 17% kita minus 5,3%. Mudah-mudahan jangan dari minus 5% menjadi minus 10%. Mestinya menjadi 0% atau minus 1% atau 2%," ujar Erick.

4. Ekonomi Kuartal III-2020 Diprediksi Minus Tapi Tak Sedalam Kuartal II

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal menilai perekonomian Indonesia akan kembali mengalami kontraksi pada kuartal-III tahun 2020. Diproyeksi, pertumbuhan ekonomi kembali minus seperti kuartal-II, yaitu 2%.

Faisal menyebut, bila dibandingkan dengan kuartal-II yang terkontraksi sebesar minus 5,32%, sehingga kuartal-III menunjukkan adanya perbaikan perekonomian.

"Prediksi kami (kuartal-III 2020) minus 2%. Jika dibandingkan sudah lebih ringan. Kalau kita lihat kuartal III sudah lebih baik. Yang perlu dihindari adalah trennya memburuk," kata Faisal.

5. Ekonomi Kuartal III-2020 Bisa Bangkit Kembali

Ekonomi Indonesia dinilai sudah masuk ke titik terendah akibat pandemi Covid-19 . Hal tersebut terjadi saat aktivitas masyarakat mulai dibatasi atau penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan beberapa waktu lalu.

Menurut Salah Satu Pengusaha Indonesia Sandiaga Uno, perekonomian Indonesia akan kembali bangkit pada kuartal III-2020. Hal tersebut karena adanya pelonggaran PSBB di beberapa daerah, sehingga aktivitas ekonomi mulai pulih.

“Kalau kita lihat proses rebound akan dimulai kuartal III. Saya nayatakan kita sudah ada di titik terendah ekonomi kita,” kata Sandiaga dalam diskusi virtual.

Menurut dia, suatu daerah atau negara bisa bangkit dari sebuah krisis bila iklim dunia usahanya menunjukkan tren positif. Salah satu indikator yaitu seseorang yang menjadi wirausaha semakin bertambah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini