Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Muda Tidak Peduli Kontrasepsi, Benarkah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 620 2282942 pria-muda-tidak-peduli-kontrasepsi-benarkah-YFo0QDw9Su.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Lahirnya pil KB pada 1960-an menjadi salah satu fokus utama kaum feminis di dunia. Hal itu juga menjadi momentum para perempuan memiliki kekuatan untuk mengontrol kehamilan. Namun, lahirnya pil KB jadi beban tanggung jawab perempuan dalam hidupnya.

Sementara itu, penelitian yang diterbitkan dalam Culture, Health and Sexuality menemukan fakta, pria muda mengalami kesulitan berdamai dengan gagasan bahwa perempuan memiliki kendali atas tubuhnya mereka sendiri.

Kesulitan berdamai itu pun sejalan dengan munculnya gagasan bahwa pria merasa punya peran dalam membuat keputusan penggunaan kontrasepsi itu sendiri, terutama sejak kebanyakan kontrasepsi mengubah tubuh wanita.

Kondom

Menurut laporan Firstpost, sebuah studi dilakukan untuk menjelaskan apa saja kendala yang membuat pria sulit memahami kontrasepsi wanita. Penelitian tersebut mengikutsertakan 44 pria muda di universitas negeri di Amerika Serikat bagian barat untuk memahami bagaimana mereka membuat keputusan tentang kontrasepsi selama hubungan seksual dengan wanita.

"Subjek studi dengan jelas menjelaskan bahwa mereka berpikir laki-laki harus berpartisipasi secara setara dalam pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi, tetapi perempuan harus memiliki keputusan akhir karena mereka yang memikul tanggung jawab fisik dan sosial jika mereka hamil," menurut laporan tersebut.

Baca Juga : Cantiknya Nia Ramadhani Pakai Gaun Kuning, Netizen: Mirip Bunda Rita Sugiarto

Studi tersebut pun mengemukakan bahwa beberapa pria mungkin tidak menghormati otonomi tubuh perempuan dengan mengemukakan masalah kontrasepsi. Perempuan pun merasa 'kalah' ketika mereka meminta untuk pasangannya menggunakan kondom.

"Mengatasi kebingungan tentang ide yang bersinggungan ini dapat mencegah pria berkomunikasi secara jelas mengenai kontrasepsi dengan pasangannya. Hasilnya, pria memberikan keleluasaan untuk perempuan memulai gunakan kontrasepsi, membuat pasangan lebih bertanggung jawab, merasa imbang mendapatkan kontrasepsi, dan tentunya mencegah kehamilan," hasil laporan tersebut.

Alasan lain kenapa pria muda dianggap enggan membahas kontrasepsi adalah persepsi kontrasepsi hanya diperuntukan untuk wanita. Ini membuat pria merasa enggan untuk peduli kepada perempuan akan kontrasepsi apa yang diharapkan. Karena itu, jangan heran kalau ada pria yang tidak mau peduli dengan hal semacam ini.

Upaya yang bisa dilakukan adalah harus memberi pendidikan kesehatan seksual ke pria bukan sekadar penggunaan kondom. Ini dilakukan agar pria dan wanita mau berkomunikasi tentang kontrasepsi lebih jauh.

Kondom

Lebih jauh lagi, para peneliti mulai memikirkan untuk menciptakan pil KB untuk pria yang dianggap menjanjikan dan akan membantu mengurangi kesenjangan gender dalam hal ini. "Sejauh ini, pil KB untuk pria masih dalam proses pengembangan dan tidak akan tersedia secara luas untuk beberapa waktu dekat ini," tulis laporan tersebut.

Menjadi catatan penting dalam laporan ini adalah tidak ada salahnya untuk para pria mengenali jenis-jenis kontrasepsi yang ada sekarang, sekalipun itu untuk wanita. Ini dimaksudkan agar para pria dapat memahami pengaruh kontrasepsi terhadap tubuh wanita dan lebih peka terhadap kebutuhan wanita.

Penelitian ini dilakukan oleh Laurie James-Hawkins, Lecturer in Sociology and Social Psychology, University of Essex; Christie Sennott, Assistant Professor in Sociology, Purdue University, and Cristen Dalessandro, PhD Candidate, University of Colorado Boulder.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini