Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI Suntik Likuiditas Perbankan Rp662,1 Triliun, Ini Rinciannya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 620 2285453 bi-suntik-likuiditas-perbankan-rp662-1-triliun-ini-rinciannya-VzLjiBDemP.jpg Gubernur BI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah menambah lagi likuiditas atau quantitative easing ke perbankan dalam jumlah besar demi pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, BI telah menyuntik likuiditas sebesar Rp662,1 triliun sepanjang bulan September.

"Bank Indonesia telah melakukan injeksi likuiditas ke perbankan dalam jumlah besar sejak awal 2020. Sehingga secara total mencapai Rp662,1 triliun," ujar Perry dalam video virtual, Selasa (29/9/2020)

Sebagai informasi, sepanjang Januari-April 2020 BI telah menggelontorkan sebesar Rp419,9 triliun untuk penambahan likuiditas perbankan. Di antaranya pembelian SBN dari pasar sekunder Rp166,2 triliun, term repo perbankan Rp160 triliun, FX swap Rp40,8 triliun, dan penurunan GMW Rupiah Rp53 triliun.

Sedangkan QE Mei-2020 anggaran yang diguyur BI sebanyak Rp242,2 triliun. Terdiri atas penurunan GMW Rupiah sekitar Rp102 triliun, tidak mewajibkan tambahan giro bagi yang tidak memenuhi RIM mencapai Rp15, 8 triliun, dan term repo perbankan serta FX Swap Rp124,2 triliun.

(dni)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini