Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Ingin Indonesia Tiru Korporasi Tani-Nelayan di Negara Lain

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 06 Oktober 2020 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 620 2289113 jokowi-ingin-indonesia-tiru-korporasi-tani-nelayan-di-negara-lain-ZQ9BmI8Zcl.jpg Presiden Jokowi (Foto: Tangkapan Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo ingin Indonesia memiliki korporasi tani dan nelayan yang terintegrasi. Nantinya keberadaan korporasi tersebut akan didampingi oleh BUMN, BUMD hingga swasta.

Ia sebetulnya sudah memerintahkan jajarannya untuk meniru Malaysia dan Spanyol terkait korporasi tani dan nelayan. Namun hingga kini belum ada satu pun contohnya.

 Baca juga: Naik 0,12%, Upah Buruh Tani Rp55.677/ Hari di Agustus

"Saya sudah perintahkan sebetulnya beberapa tahun lalu untuk lihat ( Federal Land Development Authority) Felda di Malaysia, untuk melihat koperasi sapi di Spanyol. Model-model yang bagus seperti itu sebenarnya gampang kita tiru tapi saya enggak tahu sampai model tersebut belum bisa kita buat satu atau dua contohnya," ucap Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual, Selasa(6/10/2020).

Jika Indonesia sudah mampu menghadirkan korporasi tani dan nelayan terintegrasi, maka perlu dipikirkan bagaimana membangun ekosistem bisnisnya. Selain itu, konektivitas dengan perbankan, inovator teknologi dan pembenahan manajemennya.

 Baca juga: Tidak Ada yang Beli Sayur, Petani Rugi Besar

"Dibangun ekosistem proses bisnisnya, disambung dengan sistem perbankan, disambungkan dengan inovator teknologi, dibenahi manajemennya. Saya kira kalau ini dilakukan, termasuk tentu saja intervensi dalam pengolahan hasil panen, mulai packaging, branding sampai tentu saja strategi pemasaran," tuturnya.

"Juga peran BUMN, peran swasta besar, atau BUMD bukan semata-mata sebagai off taker tapi juga bisa mendampingi mereka, mendampingi korporasi petani, mendampingi korporasi nelayan sampai terbangun model bisnis yang betul-betul berjalan. Ini yang belum," tambahnya.

Jokowi memerintahkan jajarannya fokus membangun satu atau dua model bisnis korporasi tani dan nelayan di sebuah provinsi hingga betul-betul jadi. Jika sudah jadi maka ini bisa dijadikan tolok ukur dan dibuat oleh kelompok tani dan nelayan di provinsi lainnya.

"Karena belajar dari pengalaman, saya yakin akan banyak kelompok tani dan kelompok nelayan lainnya mau mengkopi, mau meniru kalau melihat ada contoh korporasi nelayan atau korporasi petani yang dilihat berhasil dan bisa mensejahterakan," tuturnya.

"Yang ketiga sekali lagi yang kita perkuat ekosistem bisnisnya yang dilakukan secara terpadu. Karena itu saya minta kementerian dan lembaga memperkuat ekosistem yang kondusif bagi pengembangan korporasi petani dan korporasi nelayan melalui penyiapan regulasi yang mendukung ke arah itu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini