Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenparekraf Terapkan Gerakan BISA di Taman Wisata Alam Tomohon

Subhan Sabu, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2020 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 620 2290647 kemenparekraf-terapkan-gerakan-bisa-di-taman-wisata-alam-tomohon-uphvJC729y.jpg Penerapan gerakan BISA di Taman Wisata Alam Tumohon (Okezone.com/Subhan)

TOMOHON - Pariwisata merupakan sektor sangat parah terdampak pandemi Covid-19. Destinasi wisata terpaksa tutup sehingga mengakibatkan banyak pekerja menganggur dan berpengaruh serius pada perekonomian.

Berkaitan dengan itu, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berinisiatif mendorong destinasi pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19 seperti Taman Wisata Alam Kota Tomohon, Sulawesi Utara untuk menerapkan program gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA) dalam rangka menghidupkan lagi wisata.

 Baca juga: Kemenparekraf Dorong Pelaku Usaha Wisata Selam di Labuan Bajo Terapkan CHSE

Dwi Wahyuni, Sub Koordinator Bidang Harmonisasi dan Evaluasi Kebijakan Lintas Sektor Bidang Ekonomi Kreatif Kemenparekraf mengatakan, dalam menyambut era normal baru dirinya berharap Kota Tomohon dapat membangkitkan destinasi wisatanya dengan melakukan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Healtg, Safety, Environment).

"Semoga dengan gerakan BISA ini pemerintah daerah secara aktif ikut membesarkan destinasi dalam rangka menyambut era gerakan baru dan menyambut kembali kunjungan wisatawan, dan kita kembali bergairah secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan kita," ujarnya di sela kampanye gerakan BISA di Tomohon, Kamis (8/10/2020).

 Baca juga: Pulihkan Pariwisata, Wishnutama Ajak Negara G20 Perkuat UMKM

Sementara itu, Fany Matheus, Kabid Pengembangan Industri mewakili Dinas Pariwisata Provinsi Sulut memberikan apresiasi kepada Kemenparekraf karena memilih Sulut sebagai salah satu lokasi kegiatan gerakan BISA.

"Kami memberikan apresiasi kepada Kemenparekaraf karena sudah memilih Sulut, khususnya Kota Tomohon untuk dijadikan lokasi gerakan BISA," jelas Fany

Adapun Kepala Dinas Pariwisata Tomohon, Masnah Pioh mengatakan, program gerakan BISA sangat penting karena banyak kendala yang dialami selama terdampak covid-19

"Ini juga merupakan program Kemenparekraf dalam program CHSE yang menjawab persoalan covid-19," kata Masnah

 

Diketahui, gerakan BISA telah dilaksanakan di beberapa daerah setanah air yaitu, Biduk-Biduk, Berau, Kalimantan Timur, Banyuwangi, Malang, Probolinggo dan Bali. Untuk daerah Sulut kegiatan ini dilaksanakan di beberapa tempat wisata diantaranya adalah Taman Wisata Alam Tomohon dan Taman Wisata Sumaru Endo.

Rangkaian kegiatan Gerakan BISA di Taman Wisata Alam Tomohon di isi dengan aktivitas gotong royong di area destinasi wisata bersama dengan para pelaku usaha, UMKM dan kelompok pecinta alam. Serta pemberian secara simbolis alat-alat kebersihan dari Kemenparekraf untuk digunakan di Taman Wisata Alam Tomohon.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini