Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Gangguan Depresi Musiman dan Cara Mengatasinya

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 620 2303916 mengenal-gangguan-depresi-musiman-dan-cara-mengatasinya-mPw4l4vAxB.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Seasonal Affective Disorder (SAD) atau yang dikenal dengan gangguan afektif musiman merupakan salah satu bentuk depresi yang cukup menyedihkan.

Meski para dokter belum yakin mengapa hal itu terjadi, tetapi American Psychiatric Association menunjukkan bahwa hal itu sebagian besar dipicu oleh perubahan musim, karena berkurangnya paparan sinar matahari menciptakan ketidakseimbangan kimiawi di otak.

Orang mengeluh merasa lesu, tidak tertarik pada aktivitas dan kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan mereka. Kebanyakan kasus, SAD akan menghilang saat cuaca panas tiba. Tetapi seiring dengan pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung, gangguan afektif musiman bisa menjadi lebih menantang bagi orang-orang tahun ini.

Karena itu, melansir Times of India, berikut 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu menangani gejala SAD tersebut.

Dapatkan cukup cahaya

Berjemur

Penyebab orang mengalami SAD adalah karena kurangnya cahaya matahari. Penurunan cahaya musiman selama musim dingin dapat memengaruhi perasaan seseorang. Para ahli mengatakan, keluar rumah bahkan untuk beberapa menit saat matahari terbenam dapat menghasilkan keajaiban.

Baca Juga : Intip Gaya Raisa Main TikTok, Netizen: Mau Diajarin WOAAAH Enggak?

Cium aroma minyak esensial

Minyak esensial berbau adalah cara alami untuk menenangkan pikiran dan tubuh. Sesuai penelitian, mencium minyak esensial dapat memengaruhi area otak yang terkait dengan emosi.

Minyak peppermint dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi kelelahan, minyak lavender meningkatkan tidur nyenyak dan minyak jeruk mengurangi perasaan cemas. Untuk menggunakan minyak, tambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam diffuser untuk menyebarkannya ke seluruh ruangan.

Tetap terhubung dengan teman dan keluarga

Tetap terhubung dengan teman dan keluarga Anda membantu dalam jangka panjang dalam mengatasi depresi. Pergeseran cuaca di atas jarak sosial dapat meningkatkan kemungkinan Anda merasa terisolasi, yang dapat memengaruhi kesehatan mental Anda.

Berkumpul dengan teman-teman Anda melalui panggilan video, panggilan telepon, dan kencan kopi virtual serta makan malam bersama mereka. Mungkin ada lebih banyak orang di grup Anda yang mungkin merasakan hal yang sama dengan Anda. Membicarakan pengalaman Anda dengan mereka dapat membuat Anda dan mereka merasa tidak terlalu sendirian dan terhubung.

Melakukan yoga

Yoga

Jika Anda tidak yakin tentang aktivitas fisik mana yang harus Anda pilih, cobalah yoga. Penelitian telah menunjukkan bahwa yoga memiliki efek positif pada mood, kecemasan, dan depresi. Yoga menekankan pada kesadaran pikiran-tubuh dan merupakan alat yang berguna untuk orang yang menghadapi depresi musiman.

Miliki jadwal tidur yang konsisten

Kurangnya paparan sinar matahari tidak hanya berdampak pada suasana hati tetapi juga mengganggu ritme sirkadian tubuh, membuat orang merasa lebih lesu dan mengantuk. Mempertahankan jadwal tidur yang konsisten dapat membantu.

Kebiasaan tidur yang baik, bahkan di akhir pekan, memperkuat jam internal Anda yang mengingatkan otak kapan harus melepaskan atau mengekang siklus bangun dan tidur tubuh. Batasi asupan kafein Anda, atur ruangan Anda pada suhu dingin dan olahraga setiap hari untuk meningkatkan siklus tidur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini