Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Herd Immunity Tak Selalu Hentikan Penyebaran Covid-19, Ini Buktinya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 620 2317299 herd-immunity-tak-selalu-hentikan-penyebaran-covid-19-ini-buktinya-hr6cqNt6Q2.jpg Herd Immunity tak selalu hentikan penyebaran Covid-19 (Foto : Xinhuanet)

Salah satu cara hentikan penyebaran Covid-19 adalah menerapkan herd immunity. Herd Immunity ini pun ada dua cara, vaksinasi dan membiarkan 70 persen populasi terpapar wabah.

Namun, herd immunity pun ternyata tak memberi efek yang positif dalam upaya mencegah penyebaran virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19. Hal ini terjadi Swedia.

"Jika bicara soal herd immunity, itu sangatlah kompleks. Tapi, kami tidak melihat tanda-tanda kekebalan pada populasi memperlambat penularan saat ini," kata ahli epidemiologi Swedia Anders Tegnell, dikutip dari Fox News.

Swedia sendiri tidak memberlakukan lockdown dan hal ini yang dikritik Bloomberg. Jadi, negara tersebut memberlakukan tindakan yang disebut dengan 'voluntary measures' atau upaya pencegahan sukarela. Karena itu, tidak heran angka kasus Covid-19 di Swedia cukup tinggi dibandingkan dengan negara lain di wilayah Nordik.

Kerumunan Orang

Soal herd immunity yang diterapkan di Swedia, dr Anthony Fauci menilai itu sangat berbahaya. "Sejujurnya itu sangat tidak masuk akal dan ilmu epidemiologi pun akan memberi tahu Anda bahwa itu tidak masuk akal dan sangat berbahaya," katanya.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan ketika Bekerja di Kantor

Sementara itu, dalam wawancara Tegnell dengan New Statesman ia membela tanggapan negaranya terhadap pandemi ini. "Jika Swedia dinilai membiarkan masyarakatnya terpapar virus karena menerapkan herd immunity, itu tidaklah benar," terangnya.

"Saya ingin menegaskan bahwa Swedia memang tidak menerapkan lockdown tapi kami menerapkan lockdown virtual. Orang Swedia mengubah perilaku dengan tidak kemana-mana, bahkan untuk datang ke rumah tetangga. Kendaraan umum pun tidak dioperasikan," katanya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini