Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Vaksin Covid-19: Tersedia Tahun Ini, Disuntik 2021

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Sabtu 28 November 2020 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 620 2317432 5-fakta-vaksin-covid-19-tersedia-tahun-ini-disuntik-2021-0YFD6l2usM.jpg

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyampaikan progres perkembangan vaksin virus corona untuk masyarakat Indonesia. Selain itu, dirinya memastikan bahwa pendistribusian vaksin nantinya transparan.

Menurutnya, vaksin tersebut baru bisa didistribusikan pada 2021. Artinya hingga akhir tahun ini tidak ada vaksinasi virus corona pada seluruh rakyat Indonesia.

Okezone pun merangkum fakta-fakta terkait vaksin virus corona dan jadwal distribusinya, Sabtu (28/11/2020):

1. Prosedur Vaksinasi

Vaksinasi dilakukan usai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin dan prosedurnya. Dengan kata lain, pemerintah membutuhkan waktu satu bulan untuk memastikan keamanan vaksin dalam prinsip kehati-hatian.

2. Jadwal Vaksinasi

Pemerintah mencatat vaksin Covid-19 akan didatangkan pada akhir November atau Awal Desember 2020. Vaksin yang didatangkan tersebut adalah vaksin yang sudah diproduksi dan masih berupa bahan baku.

Meski demikian, pemerintah tidak serta merta langsung melakukan proses penyuntikan atau vaksinasi. Maka, vaksin diproyeksikan pemerintah akan didistribusikan pada 2021 mendatang.

3. Program Indonesia Sehat

Menteri BUMN Erick Thohir rmenyebut, pemerintah hadir untuk rakyat. Apalagi dalam catatannya, saat ini setiap hari ada korban kematian akibat infeksi Covid-19. Karena itu, vaksin menjadi salah satu program Indonesia sehat. Tapi, dia menegaskan pemerintah tidak ingin mengambil langkah menghalalkan segala cara untuk menekan angka korban tersebut.

"Presiden (Jokowi) sudah bicara beberapa kali bahwa vaksin yang ada di Indonesia ini pasti sesuai dengan standar WHO, uji klinisnya dilalui, harus ada kehati-hatian, nah tapi kan begini, tentu kita sebagai bangsa kalau itu lebih cepatkan lebih baik, bukan berarti menghalalkan segala cara," katanya.

4. Jaminan Transparansi

rick Thohir mengatakan penyaluran vaksin akan dilakukan secara transparan. Oleh karena itu, nantinya dalam penyaluran vaksin, dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Telkom dan Bio Farma akan memanfaatkan penggunaan satu data yang dimiliki pemerintah.

"Kami dari BUMN Telkom, Bio Farma sebagai agregator untuk jaga supaya data terekam dengan baik data baik. Bukan milik kita (satu data) milik pemerintah," ujarnya.

5. Kerahasiaan Data

Pemerintah akan menggunakan satu data dalam mendistribusikan vaksin covid-19 kepada masyarakat. Nantinya, data tersebut akan terpusat di pemerintah.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pemusatan data tersebut diharapkan tidak akan disalahgunakan perusahaan plat merah. Adapun perusahaan BUMN yang akan terlibat dalam vaksinasi adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk serta PT Bio Farma (Persero),

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini