Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tendangan Bebas Bale Nyaris Jadi Gol, Bek Tottenham Takjub

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 06:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 620 2325550 tendangan-bebas-bale-nyaris-jadi-gol-bek-tottenham-takjub-7Sfz1ElLvV.jpg Gareth Bale (Foto: Reuters)

LONDON – Bek Tottenham Hotspur, Japhet Tangaga, merasa takjub melihat tendangan bebas yang dilancarkan Gareth Bale pada laga kontra Royal Antwerp. Ia terpukau dan sudah berpikir bahwa tendangan bebas itu akan menghasilkan gol.

Hasilnya pun memang benar. Meski Bale tidak bisa mencetak gol langsung lewat tendangan bebas tersebut, tetapi tembakannya memicu gol tersebut. Karena itu, kemudian Tottenham berhasil mencetak gol pertama atas Antwerp.

Tottenham Hotspur vs Antwerp

Momen tersebut terjadi ketika Tottenham berhasil menang 2-0 atas Antwerp. Kedua gol tersebut dicetak Carlos Vinicius dan Giovani Lo Ceslo. Namun begitu, gol pertama Vinicius tidak lepas dari peran Bale, yang menyambut bola muntah dari tendangan bebas pemain berpaspor Wales tersebut.

“Itu menakjubkan. Saya berdiri tepat di belakangnya (Bale) dan saya pikir itu langsung masuk,” ungkap Tanganga, mengutip dari laman resmi UEFA, Jumat (11/12/2020).

Baca juga Tottenham Menang 2-0 atas Antwerp, Mourinho Puji Kontribusi Bale

“Tetapi, ini bagus juga untuk Vini, naluri seorang striker berada di tempat yang tepat untuk mencetak gol,” tambahnya.

Sementara itu, Tanganga juga merasa senang dengan kemenangan yang diraih timnya. Meski kurang begitu baik memainkan laga babak pertama, tetapi pada akhirnya tuan rumah berhasil merebut tiga poin.

Hasil ini pun memastikan Tottenham lolos ke babak 32 besar dengan keluar sebagai juara Grup J Liga Eropa 2020-2021. Tanganga pun berharap posisi juara grup ini bisa memberi keuntungan untuk tim besutan Jose Mourinho tersebut.

“Kami tahu pertandingan ini harus dimenangkan agar kami bisa naik ke puncak klasemen,” sambungnya.

Tottenham Hotspur vs Antwerp

“Kami maju ke babak berikutnya akan melawan tim yang lebih rendah karena kami akan berada di pot yang lebih tinggi,” imbuhnya.

“Babak pertama kami agak lambat dan intensitasnya tidak sampai di sana. Kami meningkatkannya di babak kedua dan menyelesaikan pekerjaan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini