Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dispar Badung Gencar Sosialisasi CHSE ke Pelaku Industri Pariwisata

Antara, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 620 2328427 dispar-badung-gencar-sosialisasi-chse-ke-pelaku-industri-pariwisata-v5IcTM1eNQ.JPG Penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata (Foto: Kemenparekraf)

DINAS Pariwisata Kabupaten Badung, Bali, terus melakukan sosialisasi penerapan protokol Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE) atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan kepada pelaku industri pariwisata setempat.

"Implementasi protokol kesehatan berbasis CHSE adalah upaya kami bersama untuk menuju pariwisata yang berkualitas di Kabupaten Badung," ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Cokorda Raka Darmawan saat kegiatan Gathering Kepariwisataan Implementasi Protokol CHSE di Kuta Utara, Badung, Selasa, 15 Desember 2020 kemarin.

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pariwisata Badung tersebut dilakukan secara hybrid atau langsung dan dan daring dengan dihadiri sejumlah stakeholder pariwisata di Kecamatan Kuta Utara.

Dalam kegiatan itu, selain dilakukan sosialisasi, para pelaku industri pariwisata juga dapat melakukan diskusi dan melakukan sesi tanya jawab dengan pemangku kepentingan pariwisata lainnya sehingga kegiatan tersebut dapat menghasilkan evaluasi terhadap protokol CHSE yang telah diterapkan.

Baca juga: Kemenparekraf Dorong Sertifikasi Protokol CHSE demi Bangkitkan Pariwisata

Cokorda menjelaskan, berbagai protokol kesehatan telah diterapkan secara konsisten di berbagai kawasan pariwisata. Seluruh wisatawan yang tiba di Badung, wajib menjalankan seluruh aturan CHSE yang ada seperti terus memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Selain itu, penyedia jasa pariwisata juga harus menyediakan sarana protokol kesehatan. Kami selalu mengingatkan semua pihak agar protokol CHSE ini harus benar-benar dilaksanakan dengan tertib dan disiplin," paparnya.

Ia menambahkan, dalam menyambut era baru pariwisata, selain memastikan kesiapan pelaksanaan protokol CHSE, pihaknya juga terus menggenjot promosi destinasi wisata melalui berbagai upaya salah satunya adalah program Explore Badung 2020 sebagai upaya untuk memasarkan dan mempromosikan pariwisata Badung yang aman selama masa pandemi Covid-19.

"Kami mengajak ratusan generasi milenial yang aktif di media sosial untuk berwisata menikmati daya tarik objek wisata yang ada di seluruh wilayah Badung sekaligus mempromosikannya sebagai upaya pemulihan pariwisata," ujar Cokorda Raka Darmawan.

Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua gelombang dimana gelombang I telah diadakan pada tanggal 6-8 Desember dan dibagi menjadi tiga trip dan menginap selama tiga hari dua malam berkeliling ke sejumlah destinasi wisata di wilayah Badung Utara.

Sedangkan Gelombang kedua diadakan pada tanggal 11-13 Desember yang lalu dengan menjelajahi berbagai destinasi wilayah Badung Selatan, seperti Kuta, Jimbaran serta Nusa Dua selama tiga hari dua malam.

Menurutnya, melalui program tersebut pihaknya berupaya mengenalkan destinasi di Badung dengan masyarakat luar melalui media sosial peserta menginformasikan keindahan sekaligus protokol kesehatan berbasis CHSE yang sudah diterapkan.

Pihaknya juga berharap seluruh peserta dapat menginformasikan hal positif tentang situasi kepariwisataan di Badung yang aman dan nyaman dengan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE yang baik.

"Dana kegiatan Explore Badung ini bersumber dari dana hibah pariwisata Kemenparekraf dan menghabiskan dana sekitar Rp1 miliar. Selama mengikuti kegiatan, peserta kami fasilitasi semua akomodasinya, makan minum, tiket masuk ke destinasi, hotel berbintang dan transportasi bus ke destinasi," tutup Cokorda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini