Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Pelaku Pariwisata di Bali

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 620 2398534 panglima-tni-dan-kapolri-tinjau-vaksinasi-pelaku-pariwisata-di-bali-hAZ7tAFTj5.jpg Foto Puspen TNI

SEBAGAI Pulau yang memiliki sejuta pesona dengan keindahan alamnya, Bali merupakan pulau dewata dan sebuah tujuan daerah pariwisata terdepan di Indonesia.

Perpaduan alam yang indah dengan budaya yang menarik dan khas, menjadi magnet bagi jutaan wisatawan asing dan domestik untuk berkunjung ke pulau ini.

Di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, tentunya Bali juga terkena dampak dari Pandemi tersebut.

Baca juga: MNC Travel Virtual Tur ke Pulau Menjangan Bali, Bisa Menang Staycation 2 Malam

"Dibutuhkan keseriusan dari setiap pihak terkait untuk bersama membawa Bali bangkit untuk membebaskan Indonesia dari Pandemi Covid-19," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau gelaran vaksinasi di Pulau Dewata, Rabu (21/04/2021).

"Hari ini kita menyaksikan vaksinasi bagi masyarakat Bali, khususnya para pelaku industri pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bali," ujar Hadi.

Tiba di Pulau Dewata, Panglima TNI langsung meninjau vaksinasi di GOR Kepaon yang diikuti oleh 740 pelaku pariwisata di Bali dengan rincian probali travel 42 orang, perhimpunan hotel dan restoran Indonesia 15 orang, travel penjor Bali 15 orang, MBC 10 orang, Asosiasi pariwisata bali Bali 100 orang, AMPB (Aliansi masyarakat pariwisata Bali) 450 orang, Vintage bali 20 orang dan Ojek Online 90 orang.

Setelah dari GOR Kepaon, Panglima TNI dan Kapolri bergerak menuju lokasi Vaksin selanjutnya di Mal Bali Galeria untuk meninjau Vaksinasi Covid-19 Drive Thru yang diikuti oleh 450 orang yang terdiri dari Ojek Online 150 orang, Masyarakat Kuta 100 orang, Pihak managemen MBG (Mal Bali Galeria) 100 orang dan Keluarga Besar TNI 100 orang.

 Baca juga: Kemenparekraf Luncurkan Program 'Indonesia Spice Up The World'

Sedangkan untuk vaksinator sejumlah 80 orang, baik dari TNI maupun Polri. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan cara drive thru diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Bali.

Selain itu, serbuan vaksinasi melalui drive thru ini menjadi salah satu cara untuk mempercepat pencapaian herd immunity. Sehingga program pemerintah ke depan dapat terwujud dengan baik dan cepat, menuju Indonesia sehat bebas dari Covid-19.

"Akan tetapi, jangan lupa bahwa vaksinasi bukan obat untuk Covid-19, bukan pula membuat kita kebal. Vaksin memang membuat tubuh kita menjadi lebih kuat, namun tetap laksanakan protokol kesehatan. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati," kata Panglima TNI.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini