Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Canangkan 2022 Jadi Tahun Toleransi

Widya Michella, Jurnalis · Jum'at 31 Desember 2021 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 620 2525420 pemerintah-canangkan-2022-jadi-tahun-toleransi-gpyGzvsE8V.jpg Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi (Foto: iNews)

JAKARTA - Pemerintah mencanangkan tahun 2022 akan menjadi tahun toleransi. Semua pihak diajak untuk bersama-sama menyukseskan profram tersebut sehingga Indonesia bisa menjadi barometer. 

"Pemerintah mencanangkan tahun 2022 akan menjadi tahun toleransi. Mari kita bersama-sama sukseskan program tersebut, sehingga Indonesia mampu menjadi barometer bangsa yang memiliki toleransi tinggi dalam keberagaman,” Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi dikutip dari laman resmi MUI, Jumat (31/12/2021).

Baca Juga:  Mendagri: Keberagaman yang Ada pada Bangsa Kita Harus Dirawat

Wamenang mengungkapkan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam kegiatan Muhasabah dan Istighasah Kubra Akhir Tahun 2021 yang diselenggarakan MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis 30 Desember 2021 malam. 

Wamenag mengatakan, lahirnya keberagaman di Indonesia sebagai sunnatullah yang harus dirawat bersama melalui toleransi. Saat bangsa-bangsa lain masih sibuk mencari cara menata keragaman, bangsa Indonesia,lanjut Zainut, jauh lebih maju dengan mengelola keragaman menjadi harmoni.

“Indonesia diberkahi dengan berbagai ragam budaya, bahasa, hingga agama. Di atas dasar negara Pancasila, telah banyak ruang dan waktu di mana Indonesia berjibaku membangun nusantara,” ujarnya.

Baca Juga:  Cerita Habib Pengubur Jenazah Covid-19: Kami Tak Pernah Lihat Agama, Kami Ikhlas

Selain itu, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini bangsa yang besar adalah yang mampu menempatkan persamaan di atas perbedaan. Bangsa Indonesia akan menghadapi tantangan yang semakin berat dan kompleks, karena itu, dibutuhkan sinergi berbagai pihak untuk menjawab tantangan zaman ini.

"Ini nikmat terbesar yang Allah SWT berikan kepada kita semua. Tentu saja peran dari tokoh agama, Kiai dan para pendiri bangsa membawa Indonesia menjadi bangsa yang ramah, damai, dan sejahtera," kata dia.

Terakhir, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia menperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariyah. Salah satu caranya, kata dia, yaitu dengan mengorbankan ego dan lebih berani mencari titik temu daripada sibuk dengan perbedaan yang ada.

Wamenag menyatakan, acara muhasabah dan istighatsah adalah momentum yang menjadi keharusan bagi setiap muslim. Kewajiban tersebut dilakukan dengan perenungan atas apa yang berlalu dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

"Semoga hubungan ini terus memberikan kemaslahatan dan keberkahan bagi bangsa Indonesia. Acara malam ini menjadi bukti adanya sinergi antara ulama dan umara,” tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini