Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Subholding Gas Pasok LNG ke Industri Minyak Sawit

Antara, Jurnalis · Kamis 21 April 2022 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 620 2582723 subholding-gas-pasok-lng-ke-industri-minyak-sawit-qcXsvau7Tm.jpg Industri Sawit Dipasok LNG (Foto: Okezone)

JAKARTA - Subholding Gas PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertagas Niaga, memasok gas alam cair (LNG) perdana ke industri pengolahan minyak kelapa sawit PT Energi Unggul Persada (EUP) di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

"Hal ini langkah yang membanggakan karena akhirnya industri di Bontang memanfaatkan LNG yang diproses dari wilayahnya sendiri," kata Presiden Direktur Pertagas Niaga (PTGN) Aminuddin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Subholding Gas Pertamina akan terus memperluas utilisasi gas bumi melalui infrastruktur beyond pipeline tersebut.

Baca Juga: Subholding Gas Pertamina dan Axpo Singapore Kerja Sama Simpan LNG

Menurut Aminuddin, EUP menggunakan LNG sebesar 462 MMBTUD untuk kebutuhan boiler pabrik dan akan bertambah seiring dengan rencana ekspansi pabrik.

LNG dipasok dari Filling Station Plant 26 Pertamina Gas di area PT Badak LNG yang selanjutnya diantarkan menggunakan truk ISO tank.

Pemanfaatan LNG oleh EUP ini diharapkan diikuti oleh industri lainnya sehingga pemanfaatan energi bersih makin meluas.

"Kami merasakan ada cost saving dengan LNG dan kami senang punya andil sebagai industri yang beralih ke energi yang ramah lingkungan," ujar Factory Manager EUP Hendri Chandra.

Sejak 1972 Kota Bontang dikenal telah berkontribusi besar dalam industri LNG. Pemanfaatan LNG ini menguatkan kesadaran pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan khususnya di kalangan industri.

Sementara Pertagas Niaga sejak 2015 telah menjadi pelopor dalam niaga LNG untuk suplai industri pabrik, komersial, fasilitas publik, maupun industri kecil dan menengah seperti hotel, rumah sakit, restoran, maupun kafe, dengan volume rata-rata 12.000 MMBTUD yang disuplai dari Filling Station Bontang.

Aminuddin menambahkan LNG menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wilayah yang belum terjangkau infrastruktur jaringan pipa gas yang salah satunya adalah kawasan Indonesia bagian timur.

"Pemanfaatan LNG selain sebagai energi transisi menuju energi hijau, juga merupakan bagian upaya mewujudkan pemerataan dan kemandirian energi dalam negeri," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini