Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali 4 Kategori Pasien Hepatitis Misterius yang Menyerang Anak-Anak

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 620 2596671 kenali-4-kategori-pasien-hepatitis-misterius-yang-menyerang-anak-anak-7HAnH4nm8B.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PENYAKIT hepatitis misterius memang menjadi concern Badan Kesehatan Dunia (WHO). Di Indonesia sendiri, kasus tersebut telah memakan korban beberapa anak meninggal dunia, diduga setelah terpapar hepatitis misterius tersebut.

Kemenkes juga menemukan data bahwa usia 5-9 tahun menjadi usia paling banyak dilaporkan. Sementara itu, kasus di usia 0-4 tahun ada 4 orang, usia 10-14 ada 4 pasien, dan 15-20 tahun ada 4 pasien.

Namun, berdasarkan kategori WHO mereka yang berusia di atas 16 tahun tidak lagi masuk dalam kategori pasien hepatitis misterius. Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH menjelaskan sejumlah definisi kasus yang digunakan pada penyakit hepatitis, sesuai dengan istilah digunakan oleh WHO.

"Sama dengan dulu kasus Covid-19, ada yang suspek, ada yang OTG, dan lain-lain sampai konfirmasi. Nah pada kasus hepatitis pun seperti itu,” kata dr Syahril dalam laman resmi Kemenkes, Kamis (19/5/2022)

Melihat perkembangan kasus Hepatitis akut misterius pada anak, istilah kasus pertama adalah Confirmed. Bermakna belum ada kepastian, dengan konfirmasi positif (pasti) oleh WHO karena sedang dalam penelitian.

Dalam penjelasan kedua, ada Probable, yaitu hepatitis akut (virus non hepatitis A-E), yakni pada saat pemeriksaan laboratorium tidak ada hepatitis A sampai E, SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) atau SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) di atas 500 IU/L (internasional unit per liter), dan berusia di bawah 16 tahun.

“Untuk kasus ini, pasien tidak terdeteksi hepatitis maka dia salah satu dugaan hepatitis yang belum diketahui penyebabnya, namun hasil laboratorium SGOT atau SGPT di atas 500 IU/L,” tutur dr. Syahril

Lebih lanjut, ada istilah ketiga yakni Epi-Linked, yaitu hepatitis akut (virus non hepatitis A-E), terjadi di segala usia, dan kontak erat dengan kasus probable. Sementara keempat ada, Pending Classification, artinya sedang menunggu hasil pemeriksaan Lab untuk hepatitis A sampai E, tetapi pasien ini sudah tinggi SGOT maupun SGPT nya yakni di atas 500 IU/L, dengan usia di bawah 16 tahun.

Adapula istilah yang diberikan oleh Kemenkes untuk kasus yang tidak tergolong ke dalam semua definisi kasus tersebut yang didefinisikan sebagai discarded atau bisa disebut disingkirkan dalam penelitian. Sebab tidak tergolong ke dalam hepatitis misterius, namun tetap dalam kasus Hepatitis.

“Discarded itu tambah dari kita yaitu hepatitis akut (virus hepatitis A – E) yang terdeteksi, atau etiologi lain yang terdeteksi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini