Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG: Potensi Banjir Pesisir di Pantura Terjadi hingga 25 Mei

Binti Mufarida, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 620 2599229 bmkg-potensi-banjir-pesisir-di-pantura-terjadi-hingga-25-mei-AlrkxhNpO7.jpg Banjir pesisir di Pantura. (Foto: MPI)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut banjir pesisir atau rob di sepanjang pesisir pantai utara (Pantura) terjadi karena beberapa hal. Fenomena ini juga masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim, Eko Prasetyo mengungkapkan sejak tanggal 13 Mei 2022 BMKG telah merilis informasi potensi banjir pesisir di beberapa wilayah Indonesia bersamaan adanya fase bulan purnama dan kondisi Perigee (Jarak terdekat bulan ke bumi).

“Sedangkan banjir pesisir mulai terjadi sejak tanggal 14 Mei 2022 hingga hari ini tanggal 23 Mei 2022 di beberapa wilayah Indonesia. Potensi banjir pesisir ini dapat terjadi hingga 25 Mei 2022,” paparnya dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (24/5/2022).

Dia mengatakan kondisi banjir pesisir atau rob ini terjadi di pesisir Pantai Tegal, Wonokerto-Pekalongan, Pantai Sari-Pekalongan, Pantai Batang, Pantai Tawang Kendal, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jalan Raya Genuk Semarang-Demak, Pantai Karang tengah Demak, Pantai Rembang dan pesisir Jawa Timur.

“Selain faktor curah hujan di beberapa wilayah, gelombang tinggi di Laut Jawa yang mencapai 1.25 - 2.5 m juga memberikan dampak terhadap peningkatan banjir rob di wilayah tersebut,” kata Eko.

Eko pun mengungkapkan berdasarkan analisis dan prediksi pasang surut, kondisi banjir pesisir ini dapat berlangsung hingga tanggal 25 Mei 2022 di sebagian utara Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Eko menegaskan bahwa ketinggian banjir pesisir berbeda di tiap wilayah. “Namun demikian, kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak,” katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini