Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apa yang Terjadi ketika Seseorang Tenggelam?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2022 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 620 2605245 apa-yang-terjadi-ketika-seseorang-tenggelam-j2H5lnkSeA.jpg Ilustrasi Tenggelam. (Foto: Shutterstock)

ANAK Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) memang diyakini telah meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Aare, Swiss. Meski demikian, pihak kepolisian Swiss menyatakan masih akan terus melakukan pencarian sampai Eril ditemukan.

Eril sendiri, bukannya tidak dapat berenang, dia bahkan memiliki sertifikat diving (menyelam) dan mampu mengukur arus. Meski demikian, memang banyak kondisi yang membuat seseorang kesulitan dalam menghadapi alam.

Dalam laman Instaswim USA, tenggelam telah menyebabkan ribuan orang meninggal setiap tahunnya.

Saat seseorang tenggelam dan tak terselamatkan, kemungkinan dirinya bisa selamat amat kecil. Terlebih jika kemampuan berenang tidak dimiliki ataupun tidak ada pertolongan yang dapat membantu.

Untuk kewaspadaan kita semua, saat tenggelam seseorang akan mengalami beberapa tahapan dan ini perlu diketahui. Informasi semacam ini penting agar Anda bisa mengantisipasi jika tenggelam. Dikutip dari laman Instaswim USA, berikut tahapan saat seseorang meninggal tenggelam:


Terkejut

Tahap ini dikatakan sangat menakutkan, karena individu akan memikirkan banyak hal saat tahu dirinya tenggelam. Ketakutan dan kecemasan akan mengitari pikiran individu tersebut.

"Saat tahu dirinya dalam bahaya, respons tubuh akan bergerak tidak beraturan atau bisa juga membeku tanpa bisa banyak bergerak. Pada banyak kasus, saat seseorang tenggelam mereka tidak mengeluarkan suara sama sekali," terang laporan tersebut.


Pernapasan berhenti

Tahap kedua adalah paru-paru dipenuhi air dan secara tidak sadar Anda akan menahan napas. Ini bentuk mekanisme perlindungan yang otomatis dilakukan tubuh, tapi di sisi lain Anda kesulitan bernapas dan pada akhirnya tak bernapas.

Tak sadarkan diri

Saat tubuh tak lagi bernapas, tubuh berhenti menerima oksigen dengan benar. Kekurangan oksigen di otak akan membuat seseorang yang tenggelam tertidur atau tak sadarkan diri lebih cepat, 30 detik dalam banyak kasus.

Kejang hipoksia

Karena kekurangan oksigen, kulit mulai membiru. Pada umumnya terlihat di area bibir, jari kaki, dan jari tangan. Kekurangan oksigen juga bisa menyebabkan kejang parah.

Hipoksia dan kematian

Di tahap ini, organ tubuh mengalami kerusakan yang sangat signifikan. Organ yang biasanya rusak karena tenggelam adalah jantung, otak, paru-paru, dan hati. Perlu Anda ketahui, waktu maksimal tubuh manusia bisa bertahan tanpa bernapas adalah 3 menit. Setelah itu, sel otak mulai mati dan kematian terjadi.

"Tenggelam benar-benar menakutkan. Itu kenapa penting bagi setiap individu dibekali ilmu menyelamatkan diri di situasi membahayakan. Selalu waspada dan hati-hati," tambah laporan tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini