Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tarif Listrik Orang Kaya Naik, PLN Pastikan Beri Keamanan Fasilitas

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 620 2612576 tarif-listrik-orang-kaya-naik-pln-pastikan-beri-keamanan-fasilitas-mGkx6Fcccw.jfif Listrik. (Foto: PLN)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan tarif listrik dengan daya 3.500 volt ampere (VA) ke atas naik dari semula Rp1.444/kWh menjadi Rp1.699,7/kWh.

Dengan kenaikan harga ini, PLN menjamin layanan listrik aman meskipun digunakan untuk banyak peralatan elektronik.

Vice President Komunikasi Korporat PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, pelanggan dengan daya 3.500 VA dapat menyalakan 10 jenis barang elektronik secara bersamaan tanpa padam.

 BACA JUGA:Tarif Listrik 3.500 VA ke Atas Naik Tak Pengaruhi Ekonomi RI

"Rumah dengan dua pendingin ruangan (AC), satu kulkas dan dua televisi ukuran 42 inch bisa dioperasikan secara maksimal tanpa mengalami gangguan dengan daya 3.500 VA tersebut," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/6/2022).

Selain televisi, AC dan kulkas yang dinyalakan bersama.

Dalam waktu bersamaan daya listrik 3.500 VA ini juga bisa dimanfaatkan untuk menyalakan pompa air, lampu rumah sebanyak hampir 10 buah, mesin cuci, microwave sampai dengan water heater.

"Daya sebesar ini memang digunakan untuk masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah ke atas dan sudah hidup dengan gaya modern saat ini. Kami di PLN akan terus memastikan pasokan yang andal untuk pelanggan," bebernya.

Demi menjaga daya beli masyarakat, daya saing sektor industri dan bisnis, mengendalikan inflasi, serta memperkuat stabilitas perekonomian nasional.

Penyesuaian tarif hanya diberlakukan kepada rumah tangga mampu yang berjumlah 2,09 juta pelanggan atau 2,5% dari total pelanggan PLN yang mencapai 83,1 juta.

Adapun kepada golongan pemerintah yang berjumlah 373 ribu pelanggan atau 0,5%.

Sementara untuk pelanggan rumah tangga dengan daya di bawah 3.500 VA, bisnis dan industri, tidak mengalami perubahan tarif.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan penyesuaian tarif ini dilakukan guna mewujudkan tarif listrik yang berkeadilan di mana kompensasi diberikan kepada masyarakat yang berhak, sementara masyarakat mampu membayar tarif listrik sesuai keekonomian.

"Penerapan kompensasi dikembalikan pada filosofi bantuan pemerintah, yaitu ditujukan bagi keluarga tidak mampu. Ini bukan kenaikan tarif. Ini adalah adjustment, dimana bantuan atau kompensasi harus diterima oleh keluarga yang memang berhak menerimanya," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini