Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perluas Usaha Perikanan, KKP Terapkan Ekonomi Biru

Heri Purnomo, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 620 2638567 perluas-usaha-perikanan-kkp-terapkan-ekonomi-biru-03jr1xmNeJ.JPG Ilustrasi KKP. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) optimis penerapan program-program berbasis ekonomi biru mampu menghadirkan peluang usaha dan lapangan pekerjaan dalam jumlah besar kepada masyarakat.

"Kebijakan penangkapan ikan terukur akan memberikan multiplier effect ekonomi seperti kebutuhan tenaga kerja, industri perikanan, dan aktivitas perikanan lainnya," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam rilis di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Menteri Trenggono mengatakan program ekonomi biru yang dimaksud yakni kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota serta pengembangan budidaya laut, pesisir, dan air tawar.

 BACA JUGA:KKP Pakai Konsep Fisheries Refugia untuk Tata Kelola Perikanan, Apa Itu?

Dia menyatakan bahwa perputaran uang yang diperoleh akan mencapai sekitar Rp407 triliun/tahun.

Di mana seluruh aktivitas penangkapan ikan terukur akan dipantau melalui sistem pengawasan berbasis satelit

Sedangkan untuk kegiatan budidaya, pihaknya fokus pada pengembangan udang, kepiting, lobster, dan rumput laut.

Keempatnya merupakan produk perikanan unggulan ekspor Indonesia dan potensi penyerapan komoditas tersebut di pasar global sangat besar.

Berdasarkan data, nilai ekspor udang nasional pada tahun 2020 di angka USD2,04 miliar, dan meningkat menjadi USD2,2 miliar pada 2021.

Begitu pula dengan rumput laut, permintaan cukup tinggi khususnya dari pasar Tiongkok.

Langkah pihaknya menggenjot pengembangan budidaya empat komoditas tersebut tentunya membuka peluang usaha dari hulu sampai hilir kepada masyarakat pelaku usaha.

Dari kegiatan ekonomi yang berlangsung juga akan menyerap banyak tenaga kerja.

"Kebijakan budidaya ini bertujuan untuk mengurangi jumlah tangkapan yang memiliki kontribusi signifikan di laut, sehingga populasi ikan tetap terjaga dan melindungi jenis ikan tertentu untuk ditangkap," bebernya.

Di samping dua program tersebut, strategi KKP lainnya dalam mengimplementasikan prinsip ekonomi biru pada tata kelola kelautan dan perikanan yaitu memperluas kawasan konservasi laut, pengelolaan sampah laut melalui program Bulan Cinta Laut, dan melakukan pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau kecil.

"KKP memandang ekonomi biru sebagai salah satu acuan utama untuk membuat laut Indonesia berkelanjutan dan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Strategi untuk mewujudkan komitmen tersebut adalah dengan mengembangkan tiga pilar utama ekonomi biru, yaitu ekologi, ekonomi, dan sosial," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini