Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Pramudya Kusumawardana, Perjuangan Sabet 2 Gelar Juara di Malang saat Duet dengan Rahmat Hidayat

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Rabu 26 Oktober 2022 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 26 620 2694846 cerita-pramudya-kusumawardana-perjuangan-sabet-2-gelar-juara-di-malang-saat-duet-dengan-rahmat-hidayat-WMRQk5ArtK.jpg Pramudya Kusumawardana/Rahmat Hidayat sukses besar tampil di 2 turnamen di Malang. (Foto: Instagram/@pramudyaa13)

GANDA putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Rahmat Hidayat, sukses menggondol 2 gelar juara dalam turnamen beruntun yang digelar di Malang beberapa waktu lalu. Pramudya pun berbagi cerita soal perjuangannya mencapai kesuksesan itu.

Sebagaimana diketahui, Pramudya diduetkan bersama Rahmat untuk sementara waktu demi menjaga performa kompetitifnya. Mengingat, tandem aslinya, yakni Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, masih belum pulih dari cederanya.

Pramudya Kusumawardana/Rahmat Hidayat

Duet Pramudya/Rahmat diproyeksikan dalam dua turnamen yang dihelat di Malang, yaitu Indonesia International Challenge (11-16 Oktober) dan Indonesia Masters Super 100 2022 (18-23 Oktober). Hebatnya, mereka berhasil menyabet gelar juara di dua turnamen tersebut.

BACA JUGA: Hasil Indonesia Masters Super 100 2022: Rahmat Hidayat/Pramudya Kusumawardana Jadi Satu-satunya Wakil Tuan Rumah di Final

Sukses mengukir hasil manis, bukan berarti tidak ada rintangan yang harus dihadapi oleh Pramudya ketika diduetkan dengan Rahmat. Dia rela bermain di area belakang, yang mana itu bukanlah area kekuasaannya.

BACA JUGA: Reaksi Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan, Peringkatnya di Ranking BWF Berpotensi Tergeser

Pasalnya, Pramudya merupakan pemain yang biasa main di area depan jika bersama pasangan aslinya, yaitu Yeremia. Begitu juga dengan Rahmat, dia merupakan pemain area depan saat bertanding bersama tandem aslinya, Muhammad Rayhan Nur Fadillah.

Follow Berita Okezone di Google News

“Keuntungannya, kami berdua bisa mengontrol permainan. Minusnya mungkin agak kesulitan di area belakang,” kata Pramudya ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (26/10/2022).

“Untuk saya pribadi, saya banyak bermain di belakang bersama Rahmat yang biasanya saya condong bermain di area depan. Ini jadi pengalaman dan pembelajaran baru untuk saya,” lanjutnya.

Pramudya Kusumawardana/Rahmat Hidayat

Namun, Pramudya sama sekali tidak menjadikan hal itu masalah. Sebab, dirinya mendapatkan pembelajaran baru bagaimana memimpin sosok junior di lapangan.

“Tentu punya pengalaman baru. Sebab bermain dengan junior, yang senior harus bisa menahkodai ya,” tutup Pram.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini