Kumpulan Berita
Aksi korporasi ini berlangsung pada 19??"23 Oktober 2026.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali melancarkan aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham perseroan pada periode 19 hingga 21 Oktober 2026. Langkah ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan program buyback yang sebelumnya telah direalisasikan secara bertahap pada April dan Juni 2026.
MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menggelar Indonesia Knowledge Forum (IKF) XV untuk mempertemukan para pemimpin dan praktisi bisnis dalam membahas strategi menghadapi ketidakpastian, menavigasi perubahan, dan menangkap peluang pertumbuhan.
Beredar kabar di media sosial yang menyebutkan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam akan mengakuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA.
Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui pendampingan dalam mengakses sertifikasi halal.
Bos BCA Hendra Lembong memberi pesan khusus kepada calon Gubernur BI yang baru agar membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik lagi.
BCA meraup laba bersih secara konsolidasi beserta entitas anak tercatat sebesar Rp29,5 triliun pada semester I 2026. Laba bersih BCA ini naik 1,8 persen.