Kumpulan Berita
Polres Pelabuhan Tanjung Priok menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23. Dari sembilan tersangka, tujuh orang telah ditahan.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London memfasilitasi pemulangan 13 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) korban kapal ikan yang kandas di kawasan bebatuan sekitar Island of Hoy, lepas pantai Skotlandia, pada 1 Oktober 2026. Mereka merupakan ABK kapal FV Genesis A19 yang selamat dalam kecelakaan.
Hingga proses evakuasi berlangsung, kepolisian belum menyampaikan penyebab pasti kematian nelayan tersebut. Petugas masih melakukan penanganan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap kondisi empat anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23 yang menjadi korban penganiayaan mulai membaik. Mereka sebelumnya dianiaya di perairan Laut Aru, Arafura.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan KM Maulana 23 beserta para awak kapal, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak buah kapal (ABK) di perairan Laut Aru, Arafura.
Viral di media sosial memperlihat sejumlah anak buah kapal (ABK), diduga mengalami kekerasan di atas kapal yang berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara beredar di media sosial.