Kumpulan Berita
Guru besar dari Universitas Islam Indonesia, Masduki mengatakan, demokrasi Indonesia saat ini sedang bermasalah.
Aksi bertajuk gejayan memanggil kembali digelar untuk menyelamatkan demokrasi dan melawan praktik politik dinasti Presiden Jokowi.
Mereka mengkritik tindakan Presiden, termasuk keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendukung Gibran Rakabuming Raka
Padahal, kata Ari, Prabu sempat mendukung pasangan capres-cawapres tertentu dan pindah ke pasangan yang diduga menjadi sarang partisan.
Menurutnya, para guru besar tersebut berani menyuarakan keadilan dan apa yang dirasakannya saat ini.
Menurut Ganjar, kritik yang disampaikan oleh kampus-kampus tersebut menunjukkan bahwa demokrasi kita berada dalam jurang yang dalam.
Ganjar menilai perilaku polisi yang intervensi rektor bisa menghancurkan citra Polri.